Ponorogo, Gontornews — Setelah menutup kegiatan ekstrakurikuler jelang ujian, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan kegiatan Belajar Malam Keliling (BMK). Kegiatan ini berfungsi untuk memberikan kesempatan bagi santri untuk fokus belajar dan sekaligus menciptakan miliu ujian khas santri Gontor.
Sejatinya, kegiatan belajar malam merupakan kegiatan wajib bagi santri. Bedanya, situasi belajar malam dalam kondisi ‘normal’ dilaksanakan di kelas-kelas, namun, situasi belajar malam dalam rangka mempersiapkan ujian dilaksanakan di area pondok.
Dalam pidatonya, Pimpinan PMDG KH Akrim Mariyat mengatakan kegiatan BMK mengharuskan para guru untuk berkeliling sekaligus membimbing para santri yang sedang belajar. Para guru wajib menunaikan amanat untuk mengajar dalam kegiatan ini.
“Anak-anak yang berada di sini merupakan amanat atau titipan dari para orantuanya. Maka sudah menjadi tugas kita untuk membantu, menyukseskan, membimbing dan mengajari mereka sebaik mungkin,” kata Kiai Akrim saat berpidato dalam pembukaan kegiatan BMK di depan Balai Pertemuan Pondok Modern, Ahad 5 Februari 2023.
Pada saat yang bersamaan, Direktur Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Ustadz Masyhudi Subari juga mendorong para guru untuk memulai belajar malam keliling dengan hati yang terpanggil. “Kita perlu kembali kepada keterpanggilan hati untuk berkeliling mengawasi belajar santri. Bahkan, jika sebelumnya masih belum sadar, maka kali ini harus benar-benar terpanggil untuk menjalankan kewajiban ini,” sambungnya dalam acara yang melibatkan seluruh dewan guru KMI tersebut.
Setelah pembukaan, seluruh guru KMI berpencar ke tempat-tempat belajar santri. Setiap harinya, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 20.15 Wib hingga 21.45 WIB. Pondok lantas memfasilitasi zona belajar yang dipenuhi dengan pencahayaan yang cukup serta lokasi belajar yang sesuai jangkauan pengawasan para guru.
Model pengawasan dalam BMK ini memungkinkan para guru untuk mengawasi belajar santri secara penuh di seluruh zona belajar yang ditentukan pondok. Tidak hanya itu, dengan kehadiran guru juga memungkinkan para santri untuk memahami pelajaran dengan baik.
“Mudah-mudahan, miliu belajar yang sedemikian rupa membuat para santri terpacu untuk lebih fokus dan serius dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian. Sehingga, kualitas belajar santri akan meningkat menjadi lebih baik daripada sebelumnya,” tutup laman resmi PMDG, Gontor.ac.id. [Mohamad Deny Irawan]





















