Jakarta, Gontornews — Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 330 menjadi 3.842 kasus. Sementara yang meninggal bertambah 21 menjadi 327 orang.
Juru bicara pemerintah untuk virus Corona Achmad Yurianto menambahkan, jumlah pasien sembuh bertambah 4 orang sehingga seluruhnya menjadi 286 oramg.
Dilihat dari statistik harian, menurut Acmad Yurianto, ada penambahan kasus menunjukkan adanya penularan melalui pergerakan orang positif tanpa gejala.
Oleh karena itu, Jubir Stagas Percepatan Penanggulangan Covid-19 meminta agar masyarakat disiplin. “Tetap tinggal di rumah lebih baik. Tidak melakukan perjalanan ke tempat lain. Ini untuk mengjinsari risiko penularan,” tambahnya.
Jubir Satgas Covid-19 juga meminta masyarakat untuk menghentikan kebiasaan menyenyuh wajah, mata, dan mulut.
Atasnama pemerintah, dia juga menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang telah menyalurkan bantuannya. Disebutkan Ahmad Yurianto kontribusi masyarakat sudah mencapai 195 milyar. [DJ]
Kasus kematian juga berkurang dari 12 ke 11. Jumlah tambahan yang sembuh juga naik dari 9 ke 22.
Dalam keterangan pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (3/04), Yurianto menjelaskan kenaikan antara lain berasal dari munculnya kasus baru dari 19 provinsi.
Penambahan kasus positif dan pasien meninggal dunia ini memperlihatkan bahwa penularan masih terjadi.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah demi keselamatan jiwa.
“Pertimbangkan kembali kalau akan bepergian ke mana pun, tempat paling aman saat ini adalah berada di rumah bersama keluarga,” ujarnya.[dj ]
Juga dijelaskan bahwa RS Darurat Wisma Atlit sudah beroperasi dan merawat 400-an pasien. Selain itu ada 191.600 SPD dan 425.000 rapid test sudah didistribusikan.[dj]
Yurianto melanjutkan, DKI Jakarta masih mencatat angka tertinggi dengan 675 kasus, disusul Jabar 149, Banten 106, Jatim 90, Jateng 60 dan Sulsel 47.[dj]
Penambahan tinggi, jelas Yuro, terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Di Jawa Tengah, ada penambahan 19 kasus baru. Sedangkan, Jawa Barat mencatat ada 13 kasus baru. Daerah Istimewa Yogyakarta juga terbilang tinggi dengan mencatat 11 kasus baru.
Berikut data penambahan kasus baru Covid-19, berdasarkan provinsi.
1. DKI Jakarta: 39 kasus baru
2. Jawa Tengah: 19 kasus baru
3. Jawa Barat: 13 kasus baru
4. DI Yogyakarta: 11 kasus baru
5. Sulawesi Selatan: 9 kasus baru
6. Bali: 3 kasus baru
7. Banten: 2 kasus baru
8. Kalimantan Selatan: 1 kasus baru
9. NTB: 1 kasus baru
Dalam proses verifikasi: 7 kasus baru
Total: 105 kasus
[DJ]
per Selasa (24/3), itu antara lain berasal dari Bali (6 kasus), Banten (65), DI Yogyakarta (6), DKI Jakarta (424), Jambi (1), Jawa Barat (60), Jawa Tengah (19), Jawa Timur (51), Kalimantan Barat (3), Kalimantan Timur (11).
Kemudian Kalimantan Tengah (3), Kalimantan Selatan (1), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (1), Sumatera Selatan (1), Sulawesi Utara (2), Sumatera Utara (7), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (4), Lampung (1), Riau (2), Maluku Utara (1), Maluku (1), Papua (3), dan dalam proses verifikasi (5 kasus).
[DJ]


















