Jakarta, Gontornews — Pandemi Covid-19 di Indonesia berlanjut. Jumlah kasus pada Rabu (17/6/2020) bertambah 1.031 orang sehingga totalnya mencapai 41.431.
“Jumpah kematian bertambah 45 sehingga totalnya menjadi 2.276,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat jumpa pers live streaming di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (12/6).
Sementara pasien sembuh bertambah 540 sehingga totalnya menjadi 16,243 orang.
Covid-19 sudah tersebar di 34 provinsi 474 kabupaten/kota. Jumlah specimen yang diperiksa 559.872. Pemerintah terus melakukan upaya untuk menekan angka penularan virus yang hingga saat ini belum ditemukan vaksinnya itu.
Pemerintah pun tengah bersiap menuju new normal atau tatanan hidup baru. Di mana, masyarakat tetap bisa berakitvitas, namun aman dari Covid-19.
Kendati demikian, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan selama new normal. Mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain, dan tidak bepergian ke luar rumah jika dalam kondisi tidak sehat.[DJ]
31.186 +672 1.851+50 10.498
Covid-19 Indonesia: 31.186 Kasus dan 1.851 Kematian
Jakarta, Gontornews — Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 673 menjadi 31.186 orang. Yang meninggal bertambah 50 menjadi 1.851 orang.
Dari data yang dilaporkan, tampak masih ada tren kasus dan kematian meningkat dibanding hari-hari sebelumnya. Berita baiknya kasus yang sembuh juga trennya terus meningkat dari hari ke hari.
Jumlah yang sembuh, menurut data resmi Satgas Covid-19, bertambah menjadi 10.498 orang. Pasien dinyatakan sembuh jika diperiksa PCR dua kali hasilnya negatif.
“Kasus positif bertambah sehingga total ada kasus positif,” ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam press conference di BNPB, Minggu (7/6/2020).
Achm Yurianto menambahkan, sampai saat ini ada 405,992 sampel diperiksa dari 34 provinsi dan 417 kab/kota terdampak, tambah Ahmad Yurianto.
Jubir satgas Covid-19 menjelaskan, terjadi peningkatan kasus di Jatim dan Papua, penurunan di DKI dan lima provinsi lainnya. Selain itu ada 11 provinsi tanpa penambahan kasus.[DJ]






















