Praha, Gontornews — Menteri Kesehatan Ceko, Adam Vojtech, mengundurkan diri dari posisinya, Senin (21/9). Vojtech mengundurkan diri menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Perkembangan kasus penyebaran Covid-19 gelombang kedua di Ceko menjadi yang tercepat nomor dua di Eropa setelah Spanyol.
Perdana Menteri Ceko Andrej Babis berterima kasih terhadap seluruh kerja keras Vojtech selama menjabat sebagak Menteri Kesehatan. Publik mengkritik Vojtech sebagai penyebab meningkatnya penularan Covid-19 gelombang kedua. Namun, kelompok oposisi menyebut pemerintah mengkambinghitamkan Vojtech atas meningkatnya angka penularan Covid-19
“Perdana Menteri lebih bertanggungjawab karena dia, secara tidak kompeten, telah mengganggu pekerjaan Menteri Kesehatan,” ujar Marian Jurecka dari Partai Demokratik Kristen Ceko, mengutip Reuters.
Alih-alih menyampaikan pesan melalui video mingguannya di facebook, PM Babis justru memilih untuk menyampaikan pidato kenegaraan melalui saluran televisi, Senin malam.
Pengunduran diri Vojtech terjadi tepat dua pekan sebelum debat publik seputar langkah pemerintah dalam membendung penyebaran Covid-19.
Dalam 14 hari terakhir, Ceko mencatatkan 193 kasus per 100.000 orang. Sementara dalam 24 jam terakhir, Ceko mengumukan penambahan 985 kasus Covid-19. Angka ini menjadi angka penularan Covid-19 tertinggi yang pernah terjadi.
Secara umum, Ceko melaporkan hampir 49.300 kasus infeksi Covid-19. Angka ini meningkat drastis sejak awal September silam. [Mohamad Deny Irawan]





















