Mamuju, Gontornews — Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang menguncang Kab. Mamuju dan Kab. Majene pada Januari 2021 yang lalu telah merusak 1.701 unit rumah baik itu rusak ringan, sedang maupun rusak berat.
Empat bulan pascagempa, pada bulan April 2021 Yayasan Bakrie Amanah yang ditugaskan Bakrie Tanggap, bersama dengan DT Peduli dan LAZNAS Baitul Maal Muamalat bersepakat meluncurkan program rehabiltasi dan rekontruksi di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat berupa pembangunan kembali unit rumah warga terkena dampak gempa yakni Rumah Tangguh Harapan Negeri.
“Semoga dengan pembangunan unit recycle house akan membantu warga masyarakat yang terkena dampak bencana dan secara bertahap dapat memperbaiki dan mengembalikan kehidupan ekonomi dan sosial seperti sebelum gempa terjadi,” harapan ini diungkapkan Arya Bakrie selaku Ketua Bakrie Tanggap, Ahad (30/5).
Dengan konsep recycle house sebanyak 75 unit rumah sedang dibangun, tepatnya di Dusun Petakeang dan Dusun Talange, Desa Galung, Kec. Tapalang Kab. Mamuju. Konsep recycle house adalah pembangunan rumah dengan memanfaatkan infrastruktur rumah yang masih dapat digunakan kembali seperti kusen jendela, pintu, genteng dan kayu – kayu rangka rumah. Pembangunan rumah ini juga melibatkan masyarakat penyintas dengan pola gotong royong.
Konsep pembangunan ini telah disepakati bersama warga, demikian juga 75 warga yang menerima bantuan unit rumah pun dilakukan dengan musyarawah mufakat di antara warga penyintas. Pembangunan rumah ini diharapkan dapat rampung dalam tiga bulan ke depan sehingga dapat mengikuti arahan dan harapan Presiden Joko Widodo bahwa proses rekontruksi kembali dapat rampung enam bulan pascaterjadinya gempa.
Bakrie Amanah, sebelumnya, pada bulan Maret 2021 telah merampungkan pembangunan 1 (satu) unit MCK untuk Puskesmas Tapalang dan satu unit Bale Warga dan Madrasah Anak sebagai fasilitas umum dan fasilitas sosial bagi warga terdampak agar tetap dapat berkegiatan.
Program pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Bakrie baik itu fasilitas umum dan sosial maupun yang saat ini sedang dilakukan yakni pembangunan kembali rumah masyarakat yang terdampak bencana merupakan salah satu komitmen Kelompok Bakrie melalui Bakrie Tanggap sebagai satuan tugas yang menjalankan kepedulian dan respons kemanusiaan Bakrie terhadap terjadinya bencana di Indonesia.
“Inilah implementasi dari Tri Matra Bakrie, dengan nilai Keindonesiaan, dan Kemanfaatan serta Kebersamaan, program – program sosial yang ditujukan membantu setiap sendi kehidupan warga masyarakat termasuk respons terhadap terjadinya bencana di Indonesia dapat dijalankan melalui kolaborasi, yakni Kolaborasi Untuk Negeri,” pungkas Arya Bakrie. [Fathur]






















