Washington DC, Gontornews — Perdana Menteri Turki Binali Yildirim akan mengunjungi Amerika Serikat setelah kedua negara kembali mengeluarkan visa kepada warga masing-masing secara terbatas.
Perjalanan Yildirim ke AS merupakan pertanda bahwa perselisihan diplomatik yang sedang berlangsung antara kedua sekutu itu mereda.
Seperti dirilis Aljazeera, Yildirim diperkirakan akan mendarat di Washington DC pada hari Selasa dan dijadwalkan bertemu dengan Wakil Presiden AS Mike Pence, tak lama setelah kedatangannya.
Mereka dijadwalkan untuk membahas sengketa visa, yang dipicu oleh penangkapan seorang pegawai kedutaan AS bulan lalu, dan ekstradisi Fethullah Gulen — seorang pemimpin keagamaan Turki yang mengasingkan diri ke AS yang didakwa oleh Turki sebagai otak di balik upaya kudeta Juli 2016.
“Pemberian visa yang terbatas antara Amerika Serikat dan Turki dapat dilihat sebagai perkembangan positif,” kata Yildirim sebelum meninggalkan ibukota Turki. [Rusdiono Mukri]




















