Yerusalem, Gontornews — Demonstrasi di Tepi Barat yang diduduki Israel, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza memasuki hari keempat. Aksi ini menyusul keputusan AS yang mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Demonstrasi pada hari Sabtu itu terjadi pada saat para pemimpin Palestina bertemu di Ramallah untuk menguatkan reaksi terhadap langkah kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Di Yerusalem Timur, pasukan Israel menembakkan granat kejut dan gas air mata untuk membubarkan mereka.
Sedikitnya 13 warga Palestina ditahan dan 12 lainnya cedera saat pasukan Israel mendorong dan memukul demonstran di lokasi kejadian. Di antara yang ditahan adalah Jihad Abu Zneid, anggota Dewan Legislatif Palestina.
Sebelum penangkapannya, Abu Zneid mengatakan bahwa para pemrotes bertekad untuk “tidak pernah menyerah”.
“Ini negara kita dan kita akan menyelamatkannya,” katanya seperti dikutip Aljazeera.
“Kami akan menyelamatkan ibukota dan kedaulatan kita di Yerusalem sini.” [Rusdiono Mukri]


















