Kuala Lumpur, Gontornews – Partai politik pemegang kekuasaan di Malaysia dalam 60 tahun terakhir, meski akhirnya kalah oleh partai baru pimpinan Mahatir Mohamad dan Anwar Ibrahim, Partai Pakatan Harapan, United Malaysia Nasional Organization (UMNO) menunjuk Ahmad Zahid Hamidi sebagai ketua umum UMNO yang baru menggantikan mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.
Keputusan ini diambil UMNO sebagai respon atas tersangkutnya Najib dalam kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB) serta penetapan pajak konsumsi sebesar 6% yang dianggap kontroversial oleh masyarakat Malaysia.
Bagi UMNO, Ahmad Zahid Hamidi dianggap memiliki kharisma terutama di kalangan akar rumput. Namun, dugaan terlibatnya Ahmad Zahid dalam kasus 1MDB diprediksi tidak akan dapat membangun kembali kepercayaan publik untuk memilih UMNO. Tapi Ahmad Zahid tidak peduli dan akan terus membawa UMNO menjadi partai politik yang dipercaya oleh masyarakat.
“Orang-orang memilki harapan besar kepada UMNO untuk terus berjuang atas nama kepentingan agama, ras dan negara,” kata Ahmad Zahid sesaat setelah dilantik sebagai Pemimpin Partai sebagaimana dilansir Reuters.
Sementara itu, Lembaga Anti Korupsi Malaysia, Malaysian Anti Corruption Commision (MACC) telah membekukan rekening pribadi Najib Razak dan sejumlah partai politik seperti UMNO dan beberapa partai lain yang diduga terlibat skandal 1MDB. [Mohamad Deny Irawan]


















