Garut, Gontornews — Banjir di Garut direspons cepat oleh tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan mendirikan 2 posko. Kepala Cabang ACT Garut Mochamad Dani Ramdani mengatakan posko pertama dibuka di Kantor ACT Garut yang berada di Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kidul. Posko kedua berupa posko darurat di Kampung Cileles, Desa Cintamanik, Kecamatan Karangtengah.
“Kehadiran posko menjadi komitmen kami hadir membantu korban bencana. ACT terus berikhtiar memberikan bantuan tenaga, logistik, dan moril kepada penyintas bencana,” ujar Dani dilansir dari laman ACTNews, Selasa (30/11).
Dani melanjutkan, sampai dengan saat ini, tim masih melakukan pemantauan dan membantu warga. Sata ini, berdasarkan laporan Dani, curah hujan masih tinggi dan memungkinkan banjir kembali terjadi.
“Insyaallah ACT-Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Garut akan terus membersamai hingga ke tahap pemulihan,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Dani juga mengajak seluruh masyarakat untuk membantu para penyintas banjir dan longsor. Menurutnya, sekecil apapun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
“Kita terus berikhtiar membersamai para penyintas, namun tak akan bisa terwujud tanpa bantuan Sahabat Dermawan. Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan berupa sembako dan logistik, silahkan bisa mendatangi kantor ACT Garut di Jalan Suherman, Ruko Diamond Drem Land, Blok B5, Desa Tarogong. Bisa juga sedekah melalui indonesiadermawan.id BanjirGarut,” jelas Dani.





















