Kuala Lumpur, Gontornews — Kajian Muslimat Nurus Syifa Kuala Lumpur Malaysia pada Sabtu (27/11) lalu menggelar kajian bersama Ustadzah Dr Fadillah Ulfa Lc MA dan Ustadzah Nurul Hidayah. Seperti biasa peserta dalam kajian online ini selalu dipenuhi oleh puluhan peserta dari beragam usia dan daerah.
Mengangkat tema, “Buruknya Maksiat Indahnya Taubat”, kegiatan yang dimulai di waktu dhuha tersebut telah mengingatkan jama’ah untuk segera meninggalkan maksiat, bertaubat, dan berlari menggapai kasih sayang Allah SWT, Sang Maha Penyayang.
Ustadzah Nurul Hidayah dalam penyampaiannya menyebutkan bahwa bermaksiat itu enaknya hanya sesaat. “Ada banyak sebab seseorang bermaksiat salah satunya karena kebodohan atau ketidaktahuan tentang suatu maksiat,” terangnya kepada Gontornews.com. Jadi, bukan karena tidak ada hidayah tapi karena tidak ada ilmu. Karenanya kita harus mencari ilmu agama agar tidak jatuh dalam kemaksiatan.
Sedangkan sebab yang kedua, sambungnya, yakni karena kelalaian. Maka dari itu penyelesaiannya adalah manusia harus senantiasa ingat dan mengingat Allah SWT, caranya dengan berzikir. Sehingga ia tidak mudah jatuh ke maksiat. Baik itu berupa zikir lidah, hati, maupun dengan cara membaca ayat suci al-Qur’an karena al-Qur’an juga termasuk az-Zikra, atau bisa juga dengan memperbanyak istighfar.
Ia pun menambahkan, “Kunci dalam bertaubat adalah mengakui kesalahan dan kemudian bertaubat.” Lalu bagaimana jika seseorang bermaksiat, lalu ia bertaubat, lalu bermaksiat kembali, maka, lanjut sang guru, jika ia bertaubat kembali dengan taubat yang sungguh-sungguh, maka bisa saja taubatnya diterima kembali.
Meski begitu, lagi-lagi ditekankan bahwa seorang Muslim harus berusaha sekuat tenaga untuk menjaga dirinya dari maksiat. Karena dosa maksiat akan menjauhkannya dari rahmat Allah SWT.
Ustadzah Dr Fadillah Ulfa pada kesempatan tersebut juga menguraikan bahwa pembahasan ini bukan berarti bermakna ahli maksiat dia disayang Allah SWT. “Akan tetapi yang membuat ia disayang adalah taubatnya, penyesalannya itu,” ujar ibu dua anak tersebut kepada Gontornews,com.
Kenapa semua orang perlu bertaubat? Cobalah amati lebih dalam lagi bahwa para salafus shaleh mereka bertaubat dari yang mubah, bukan dari yang haram. Mereka bahkan bertaubat dengan hal-hal yang berbau ketaatan karena mereka melihat siapa tahu dalam ketaatannya ada rasa ujub. Bahkan di dalam hal yang mungkin di atasnya lagi, para salafus shaleh selalu merasa bahwa ibadahnya tak pernah sempurna.
Karena itu semua orang butuh taubat. Tidak hanya untuk pendosa saja, tapi juga untuk semua manusia. Bahkan Rasulullah SAW pun juga bertaubat. Dan taubat merupakan perintah Allah SWT sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an Surat At-Tahrim ayat delapan yang menjelaskan bahwa taubat itu adalah perintah Allah SWT. Barangsiapa yang bertaubat maka akan Allah SWT masukan ia ke dalam surga-Nya serta memberikan cahaya dari Allah Ta’ala bagi para pelakunya. [Edithya Miranti]





















