Depok, Gontornews – Senin (29/01/2024) Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago kampus Putra mengadakan pembekalan dan motivasi tentang Birrul Walidain serta keutamaannya dalam upaya membangun jiwa dan rasa bakti dalam diri santri.
Kegiatan dilaksanakan di Masjid Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago yang berlokasi di Jl. Tupai Raya PGA No.1, Meruyung, Kec. Limo, Kota Depok, Jawa Barat.
Kegiatan Spiritual Motivation Santri ini langsung diisi oleh Pimpinan Pondok yaitu Dr Awaluddin Faj, MPd dalam upaya meningkatkan semangat, motivasi diri dan mendalami makna Birrul Walidain dalam kehidupan santri.
Birrul Walidain adalah berbakti kepada orang tua. Birrul Walidain diperintahkan dalam agama. “Karena itu bagi seorang Muslim, berbuat baik dan berbakti kepada orangtua bukan sekedar memenuhi tuntunan norma susila dan norma kesopanan, namun yang utama dalam rangka menaati perintah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam,” terangnya.
Allah Ta’ala berfirman:
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orangtua.” (QS. An Nisa: 36).
Dr Awaluddin Faj, MPd menjelaskan, kedudukan berbakti kepada orangtua dalam agama Islam sangat mulia, memiliki kedudukan yang tinggi. Sehingga berbakti kepada orangtua bukanlah sekedar balas jasa, bukan pula sekedar kepantasan dan kesopanan.
Di samping itu, memberikan materi tentang apa saja yang harus dilakukan anak sebagai wujud bakti kepada orangtua yang masih hidup atau yang sudah tiada, juga apa saja dalil-dalil dalam Al-Qur’an dan Hadis Nabi tentang urgensi Birrul Walidain.
Dr Awaluddin Faj berharap para santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago mempunyai visi, misi, dan tujuan hidup, serta mempunyai impian dan harapan. “Apa yang telah kita berikan kepada kedua orangtua? Mereka tak lain berharap, kita menjadi pribadi yang shalih, mengubah diri kita menjadi lebih baik dalam sikap, akhlak dan kepribadian,” jelasnya.
Di akhir acara Dr Awaluddin Faj memberikan renungan malam tentang pengorbanan orangtua kepada sang anak. Tak sedikit peserta yang menitikan air matanya saat merenungi kata-kata motivasi yang diucapkan.[]






















