Depok, Gontornews — “Pendidikan bagi seorang perempuan sangat penting sekali,” terang Ika, alumnus Gontor Putri tahun 2000, kepada Gontornews.com. Baginya, kita adalah apa yang kita jalankan. Jika hidup tidak diisi dengan hal-hal yang membangun, maka kita akan terjebak pada hal-hal negatif pada diri sendiri.
Perempuan harus belajar agar bisa menjadi sosok yang bisa membawa nilai-nilai kebaikan bagi orang-orang sekitarnya, khususnya keluarga lalu juga ke masyarakat. Manfaatkan kesempatan untuk terus belajar dan hidup secara luar biasa.
Niatkan semua untuk ibadah, kebaikan, merubah diri sendiri, masyarakat, juga keluarga menjadi lebih baik, maka ketika mati nanti ia akan menjadi sosok yang husnul khotimah. “Pesan saya untuk para alumni Gontor Putri khususnya, agar tidak terhenti pada sarjana strata satu saja,” tambah penulis kelahiran Jombang, 2 Juni 1982.
Bayangkan jika ada orang yang melanjutkan studi s1 sampai s3, maksimal mewarnai masyarakat untuk mengabdi ke bangsa, dan bisa berguna lebih banyak dari orang lain. “Tentu dia akan mendapatkan kenikmatan yang paripurna dalam hidupnya,” tutur dosen tetap Magister Manajemen STIE Perbanas, Surabaya itu.
Ibarat anak yang kecanduan game, dia akan merasakan kenikmatan bermain game. “Bagaimana jika orang kecanduan belajar, maka ia merasakan kenikmatan dalam belajar,” tambah wanita yang berhasil lulus S3 pada usia 29 tahun tersebut.
“Sebab itu, mari alokasikan waktu untuk menggali kenikmatan dan kebahagiaan kita lewat kegiatan yang bermanfaat,” tutup penulis buku, “Etika Bisnis Dalam Islam” dan buku, ”Prinsip Dasar Ekonomi Islam Perspektif Maqashid al-Shari’ah” tersebut. <Edithya Miranti>






















I love her quotes