Bogor, Gontornews — Pendidikan itu sangat penting guna menjadi pribadi yang lebih baik di sisi Allah SWT dan juga manusia. Wanita pun perlu belajar setinggi-tingginya. Karena wanita di sisi Allah SWT tidak berbeda dengan laki-laki, yang membedakan hanya ketakwaannya saja.
“Dengan ilmu kita bisa melakukan segalanya, sehingga kehidupan ini menjadi terarah,” jelas dosen kelahiran Bogor, 11 Agustus 1983 itu kepada gontornews.com. Bukan sekedar memiliki harta, tapi juga bermanfaat bagi sesama.
“Ketika kuliah di jenjang S3, dulu saya sudah menikah,” terang pemenang Penelitian dan Pengabdian Kementerian Agama RI Tahun 2019. Karena ditinggal suami untuk penyelesaian program magister di Islamabad, maka, sambungnya, saya isi dengan mengambil kuliah program doktor.
Kendalanya memang masalah biaya yang masih dibantu oleh orang tua, sedangkan suami masih kuliah. Tapi alhamdulillah ada beasiswa dari Kementerian Agama, sehingga bisa meringankan. “Saya pun bisa lulus di usia 30 tahun,” papar alumnus Gontor Putri tahun 2000 itu.
Motivasinya adalah ibadah tholabul ilmi untuk mendapat keridhaan Allah SWT. Seperti janji Allah SWT yang akan mengangkat derajat hambanya yang berilmu, bahagia dunia dan akhirat in syaa Allah dengan apapun yang dimiliki. Hidup berkah dengan ilmu.
Kepada para alumni Gontor Putri, jadilah wanita yang mampu menginspirasi bagi sekitarmu, terutama keluarga terdekatmu. “Yakinlah bahwa rezeki itu Allah SWT yang memberikan, maka carilah ilmu sebanyak-banyaknya,” pungkas doktor lulusan Universitas Ibn Khaldun, Bogor, dengan bidang keahlian pemikiran pendidikan Islam dan pendidikan ekonomi syariah tersebut. <Edithya Miranti>


















