Manila, Gontornews – Presiden Filiphina, Rodrigo Duterte, menentang pernikahan sesama jenis di negaranya. Pernyataan ini dipertanyakan setelah sebelumnya, Duterte menyebut tidak akan mempermasalahkan status homoseksual rakyatnya.
Pernyataan ini disampaikan Duterte pada Ahad malam saat dalam perjalanan menuju Ibu kota Myanmar, Nay Pyi Taw.
“Tidak ada perbedaan gender (karena) anda bisa (memiliih menjadi) pria dan wanita. Itu budaya mereka. tapi (homoseksual) tidak berlaku untuk kita. Kita adalah orang katolik dan kita memiliki hukum perdata yang menyatakan bahwa anda bisa menikahkan wanita kepada saya dan wanita menikahi pria,” kata Duterte sebagaimana dilansir BBC, Selasa (21/3).
“Itu hukum kami, lalu mengapa anda menerima gender.”
“Dimanapun Tuhan memposisikan anda (sebagai pria atau wanita), tetaplah seperti itu. Jangan mencampurnya. Anda menghapus kesenjangan besar antara seorang wanita dan pria,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan]




















