Istanbul, Gontornews — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pengakuan Trump soal Yerusalem sebagai ibukota Israel tidak ada yang mendukung. Bahkan seluruh dunia mengecamnya, kecuali Israel.
Berbicara pada KTT Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Rabu (13/12), Erdogan menuduh Israel sebagai “negara yang ketakutan”.
“Ini tidak sah. Tidak ada negara di dunia yang mendukung keputusan ini,” katanya seperti dikutip Aljazeera.
“Siapa pun yang berjalan beberapa menit di jalan-jalan di Yerusalem akan mengenali bahwa kota ini berada di bawah penjajahan.”
Pada pertemuan OKI itu Erdogan berusaha untuk “mempersatukan dunia Islam” dan memberikan reaksi yang sama terhadap tindakan AS.
Langkah Trump telah memicu gelombang protes di banyak negara, seperti Asia, Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa. Puluhan ribu orang turun ke jalan dalam beberapa hari terakhir untuk mencela keputusannya. [Rusdiono Mukri]




















