Ankara, Gontornews – Uni Eropa (UE) harus melepaskan diri dari tekanan Yunani dan Siprus Yunani, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 12 Desember.
Menurut Erdogan, sangat salah jika hubungan Turki dengan UE tersandera oleh satu atau dua negara. Erdogan mengatakan hal itu dalam pidato video pada upacara pembukaan Jalan Raya Manisa-Akhisar di Turki barat.
Dalam kesempatan terpisah, Presiden Erdogan mengatakan Turki sedang mempersiapkan reformasi yang akan membuat negara itu kembali menjadi pusat daya tarik dunia.
“Dengan reformasi hukum dan administrasi, kami bertujuan untuk memastikan tempat Turki di 10 besar tatanan global, politik, dan ekonomi yang direstrukturisasi,” ujarnya dikutip Hurriyetdailynews.com.
Erdogan mengatakan hal itu dalam pidato video pada peresmian bendungan di Provinsi Gaziantep.
Terkait pandemi virus corona, dia mengatakan Turki telah menyelesaikan persiapan untuk mendapatkan vaksin dari negara lain hingga vaksin COVID-19 lokalnya siap diluncurkan.
Dia menegaskan kembali bahwa Turki tidak berkompromi pada layanan kesehatan dan investasinya dalam periode ketika seluruh dunia terkena pandemi.
Berbicara tentang bendungan baru, dia mengatakan itu akan membantu menjadikan wilayah antara Gaziantep dan Kilis salah satu pusat produksi pertanian terpenting di Turki.
Erdogan mengatakan sebuah desa logistik yang akan didirikan di atas lahan seluas 500 hektar akan memberi Gaziantep akses yang akan terhubung ke pelabuhan di selatan Mersin dan Iskenderun. []





















