Helsinki, Gontornews — Pemerintah Finlandia mulai mengkhawatirkan pandemi Covid-19 gelombang kedua. Menurutnya, penularan virus di gelombang kedua ini menyebar lebih cepat, lebih masif serta menuju arah yang mengkhawatirkan.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa mencatat penularan Covid-19 di Finlandia tergolong rendah ketimbang negara-negara di Eropa. Dari 100.000 tes pengujian per hari, hanya 14 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi.
Finlandia mulai mengkhawatirkan masifnya penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Dalam dua pekan terakhir, jumlah kasus Covid-19 di Finlandia meningkat hampir dua kali lipat, dari 387 kasus, dua pekan sebelumnya, hingga 798 kasus.
βMeningkatnya kasus positif pada sampel yang ada meningkatkan kesulitan kami dalam melacak sumber infeksi serta rantai infeksi. Semua pihak tengah berusah aunutk mengantisipasi transisi ke fase percepatan epidemi,β sebut keterangan resmi Kementerian Sosial dan Kesehatan Finlandia kepada Reuters.
Sebanyak 50 persen kasus yang terkonfirmasi berasal dari warga yang berusia di bawah 30 tahun.
Karenanya, otoritas kesehatan Finlandia, THL, merekomendasikan penggunaan masker bagi warga serta menghindari penggunaan transportasi umum. Selain itu, larangan berkerumun di ruang publik juga diberlakukan agar epidemi tidak semakin cepat.
βArah (penyebaran Covid-19) mengkhawatirkan,β kata kepala Dokter THL, Taneli Puumalainen.
Sampai Rabu (23/9), Finlandia mengonfirmasi 9.288 kasus Covid-19 dengan 343 meninggal dunia. [Mohamad Deny Irawan]





















