Ponorogo, Gontornews — Forum Bisnis (Forbis) Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor kembali diundang untuk memberikan pembekalan kepada santri akhir KMI Pondok Modern Darussalam Gontor. Sebanyak 2.058 calon lulusan kelas 6 Gontor “Credibel Generation” dari berbagai kampus, mengikuti pembekalan kewirausahaan yang berlangsung di Aula BPPM Gontor, Sabtu 25 Maret 2023.
Tampil sebagai narasumber yakni H Agus Maulana, Ketua Umum Forbis yang juga pengusaha bidang otomotif, owner Agus Lio Ban Group. Mengusung tema Menjadi Alumni yang Sukses dalam Bisnis dan Dakwah, Ustadz Agus Maulana menekankan pentingnya membangun mimpi dan cita-cita menjadi pengusaha sukses.
Ustadz Agus menyebutkan, santri mempunyai potensi dengan karakter yang kuat, mental dan disiplin, serta kegigihan dalam berjuang. Mereka selanjutnya perlu memiliki sikap open mind, terbuka untuk sinergi dan kolaborasi, perlunya mempunyai mentor dan role model agar cita-cita dan langkah menjadi pengusaha sukses bisa terwujud.
Ustadz Agus menuturkan, keberadaan Forbis bisa membantu para alumni muda untuk belajar dan praktik bisnis secara langsung kepada para pelaku bisnis dalam berbagai bidang. Melalui website resmi www.forbis.id para santri bisa melihat dan menemukan berbagai jenis usaha yang tersebar di penjuru Nusantara.
H Agus Maulana, alumni 1992 asal Subang, merupakan CEO dan Owner dari Agus Lio Ban Group yang mempunyai jaringan toko ban dan bengkel di Subang, Indramayu dan Majalengka. Dia juga mendukung pendirian unit wakaf produktif Gontor Auto Service (GAS) di Ponorogo yang belum lama ini diresmikan serta menjadi ketua Toko Model Bridgestone Jawa Barat. Membina Pondok Wakaf Pondok Modern Darul Falah Cimenteng Subang, Founder Yayasan Amal Wakaf Indonesia (Yakaafi) yang bergerak di bidang wakaf produktif.
Pada kesempatan itu hadir pula jajaran para ketua dari pengurus pusat Forbis yakni H Anas Asrofi yang merupakan pengusaha jaringan ritel toko bangunan di Sidoarjo yang mempunyai 21 cabang toko bangunan dan aktif membina Sari Bumi Boarding School di Sidoarjo dan Wonosalam Jombang.
Narasumber berikutnya Ustadz Aruman yang merupakan pengusaha di bidang konstruksi bangunan. Rekanan group Sumarecon dan Podomoro. Banyak mendirikan lembaga pendidikan dan rumah sakit serta mengembangkan peternakan sapi.
Sementara pembicara terakhir Ustadz Sefi Khirijil Yaman, pengusaha asal Cirebon yang memproduksi kecap, saos dan kebutuhan dapur di bawah bendera PT Surabraja. Juga mempunyai bisnis restauran Chefis Arabian Resto di Cirebon.
“Semoga pembekalan ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi para santri calon pemimpin masa depan, khususnya yang punya kecenderungan dalam bisnis,” ujarnya.
Ia juga berharap kelak akan terus muncul para pengusaha sukses dari santri yang punya visi dan misi dakwah dan pendidikan.[]























