Tirana, Gontornews — Enam orang tewas dalam bencana gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter menghantam Albania, Selasa (26/11) waktu setempat. Selain korban tewas, gempa bumi terdahsyat yang pernah melanda Albania tersebut juga menyebabkan sejumlah bangunan runtuh serta mengubur sejumlah warga.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Albania mengonfirmasi bahwa dua orang wanita ditemukan di reruntuhan bangunan di Desa Thumane serta satu orang lainnya meninggal setelah meloncat dari sebuah gedung di Kota Kurbin karena panik.
Petugas penyelamat bahkan melansir satu wanita tewas merupakan seorang wanita paruh baya yang meninggal karena menyelamatkan cucunya dalam posisi menggendong.
“Petugas pemadam kebakaran dan staf militer membantu warga yang terperangkap di bawah puing-puing reruntuhan,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan kepada Reuters.
Selain tiga orang tewas, seorang pria yang tidak dikenal mengatakan bahwa putri dan keponakannya masih terjebak di puing-puing reruntuhan apartemen di Durres.
“Saya berbicara dengan putri dan keponakan saya di telepon. Mereka berkata bahwa mereka baik-baik saja dan sedang menunggu proses penyelamatan. Tapi saya tidak dapat berbicara dengan istri saya. Ada keluarga lain, tetapi saya tidak bisa berbicara dengan mereka,” kata pria tidak dikenal tersebut.
Refi, seorang saksi mata, menggambarkan bahwa warga terbangun karena gempa. Sejumlah barang perabotan di rumah berjatuhan.
“Kami bangun karena gempa sebelumnya, tetapi yang terakhir, sangat mengguncang kami. Segala sesuatu di rumah terus berjatuhan,” ungkap Refik tentang keadaan saat dirinya berada di apartemen lantai enam kala gempa mengguncang. [Mohamad Deny Irawan]






















