Ponorogo, Gontornews — Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2, Ustadz Muhammad Hudaya memastikan penanganan COVID-19 maksimal. Ustadz Hudaya, sapaan santrinya, mengatakan Gontor Kampus 2 telah mempersiapkan seluruh protokol kesehatan secara penuh termasuk tempat isolasi santri terpapar COVID-19.
“Alhamdulillah, protokol kesehatan yang kami selenggarakan mendapatkan apresiasi dari otoritas setempat,” kata Ustadz Hudaya sesaat setelah menerima kunjungan dari Wakil Kepolisian Daerah Jawa Timur, Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo, dan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2, Kamis (9/7).
“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Wisma Darussalam untuk penanganan lebih lanjut santri terpapar COVID-19,” tambahnya kepada Gontornews.
Ustadz Hudaya menambahkan jika koordinasi dengan pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota berjalan dengan baik. Sebagai antisipasi peningkatan jumlah penularan COVID-19, Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, sempat menawarkan lokasi isolasi khusus yang tersebar di beberapa wilayah. Meski demikian, Bupati Ipong tetap mendorong agar Gontor menyiapkan lokasi isolasi mandiri.
“Kemungkinan besar jika jumlah pasien membludak, maka kami akan arahkan langsung ke Surabaya. Itu alternatif yang paling baik,” ujar Ustadz Hudaya mengantisipasi penambahan jumlah santri terpapar COVID-19. Pemilihan Surabaya sebagai lokasi rumah sakit darurat COVID-19 Jawa Timur merujuk pada arahan Gubernur Khofifah Indar Parawansa kepada Rektor UNIDA Gontor, Prof Amal Fathullah Zarkasyi.
Lebih lanjut, Ustadz Hudaya juga telah mensosialisasikan penggunaan masker secara masif kepada seluruh penghuni di Gontor Kampus 2.
“Kami mewajibkan penggunaan masker kepada seluruh calon pelajar, santri dan guru. Bahkan, kami mewajibkan setiap santri untuk membawa stok masker untuk satu bulan ke depan,” pungkasnya.
Selain Wakapolda Jawa Timur dan rombongan, Bupati Ponorogo, hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo, Kepala pengadilan dan Kejaksaan Kabupaten Ponorogo, Kapolres Ponorogo, Dandim serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo. [Mohamad Deny Irawan]





















Semoga warga sehat selalu, Aamiin