Karo, Gontornews – Gunung Sinabung kembali meletus, Senin (19/2). Awan hitam membumbung tinggi hingga mencapai ketinggian 500 meter lebih.
Menurut petugas Pengamat Gunung Sinabung di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), M Nurul Saori, letusan terjadi pada pukul 08.53 WIB dan lebih dahsyat dari pada letusan sebelumnya.
“Alat ukur kita sampai error karena (letusannya) cukup tinggi,” kata Nurul sebagaimana dilansir portal Antara.
Selain itu, semburan awan panas dari Gunung Sinabung juga menyebar hingga 4,9 km arah selatan Gunung Sinabung serta 3,5 km arah timur dan tenggara. Sedangkan debu vulkanik terbang ke arah barat sesuai dengan tiupan angin saat itu.
Tiga kecamatan dkabarkan terdampak letusan Gunung Sinabung, yaitu Kecamatan Payung, Kecamatan Simpang Empat, dan Kecamatan Tiganderket.
“Situasinya masih aman karena areanya telah steril,” kata Nurul menanggapi soal tambahan pengungsi asal Karo dan sekitar Gunung Sinabung.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan tidak ada korban jiwa akibat meletusnya gunung api teraktif di wilayah Sumatera Utara tersebut.
PVMBG menginstruksikan kepada warga dan wisatawan untuk tidak mendekat dan memasuki zona bahaya Gunung Sinabung, yaitu 7 kilometer dari puncak kawah. [Mohamad Deny Irawan]





















