Gaza, Gontornews— Relawan Indonesia Humanitarian Center (IHC) mengantar langsung 5.000 paket pangan ke rumah-rumah warga prasejahtera dan korban konflik di Gaza berlanjut hingga Selasa (26/11).
Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – ACT melaporkan, pendistribusian bantuan pangan sudah dilakukan sejak Jumat (22/11) lalu ke wilayah Gaza Utara, Khan Younis, dan Rafah.
“Hingga hari ini, sebanyak 2.245 jiwa menerima bantuan pangan. In syaa Allah akan ada 5.000 paket pangan dari 100 ton bantuan yang disediakan,” kata Faradiba.
Para penerima manfaat bantuan pangan ini adalah korban serangan udara Israel beberapa waktu lalu, korban serangan sebelumnya, warga prasejahtera, dan difabel.
“Apresiasi tinggi untuk tim relawan di Gaza yang bekerja cepat. Pengemasan 100 ton bahan pangan dikerjakan dalam waktu dua hari dan sudah ada di IHC. Sabtu pengemasan, dan Ahad mulai distribusi,” kata Faradiba. Distribusi pangan akan berlanjut sampai Kamis (28/11) mendatang.
“Sektor ekonomi yang memburuk di Gaza membuat angka pengangguran tinggi, orang-orang tidak bekerja, dan tidak dapat membeli makanan. Belum lagi, melemahnya sektor pangan membuat banyak keluarga, khususnya anak-anak, kekurangan asupan,” kata Faradiba.
Faradiba juga menegaskan, paket pangan periode ini mengawali bantuan untuk persiapan musim dingin yang sebentar lagi datang. Faradiba berharap, paket pangan dapat meringankan beban keluarga prasejahtera di Gaza untuk melengkapi kebutuhan mereka, mengingat musim dingin mulai tiba di Gaza. []





















