Ponorogo, Gontornews — Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor periode 2019-2024, H Ismail Abdullah Budi Prasetyo, mengatakan bahwa tantangan alumni Gontor di masa mendatang akan semakin besar.
Karenanya, ia meminta seluruh alumni Gontor untuk memegang teguh dan menyebarkan nilai-nilai kepondokmodernan ke masyarakat yang lebih luas.
“Amanat Trimurti dalam piagam penyerahan wakaf tahun 1958, mereka mewakafkan pondok ini pada umat Islam sedunia,” kata pria yang akrab disapa Ustadz Ismail saat menyampaikan pidato perdana pasca terpilih sebagai Ketua Umum PP IKPM periode 2019-2024 di aula Robithoh, Pondok Modern Darussalam Gontor, Sabtu (8/9).
“Anggota-anggota IKPM adalah mereka yang sudah dididik di lembaga ini dan dianggap lebih tahu dengan nilai-nilai pondok sehingga IKPM menerima amanat tersebut,” tambahnya kepada Majalah Gontor.
Lebih lanjut, alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 1984 tersebut menjelaskan bahwa trimurti telah mengamanatkan tugas menyebarkan nilai-nilai kepondokmodernan kepada para alumninya.
“Sebagaimana tertera di piagam wakaf tahun 1958, kita semua memiliki amanat yang begitu berat yang begitu besar karena pendiri pondok telah menyerahkan amanah kelangsungan pondok kepada kita semua yang mewakili umat Islam di seluruh dunia,” tutur Ustadz Ismail.
“Mari kita bergandengan tangan, membuat jaringan dan menggunakannya dengan sebaik-baiknya agar bisa berbuat lebih di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, saat ini PP IKPM memiliki sekitar 110 IKPM Cabang yang terbesar di dalam dan luar negeri dengan perincian 97 IKPM cabang di dalam negeri dan 13 IKPM cabang di luar negeri. PP IKPM juga akan segera melantik IKPM cabang Australia dan IKPM cabang Lebanon. [Mohamad Deny Irawan]





















