Wonosobo, Gontornews — Sabtu (8/8/2026) Pimpinan Cabang Ikatan Keluarga Pondok Modern (PC IKPM) Gontor Wonosobo sukses melaksanakan pelantikan dan peremajaan kepengurusan yang diresmikan oleh Pengurus Pimpinan Pusat IKPM Gontor. Berlangsung di Jannur Resto, Wonosobo, Jawa Tengah, kegiatan ini pun menjadi momentum pergantian kepengurusan sekaligus penguatan kembali semangat khidmah alumni Gontor di tengah masyarakat.
Dihadiri oleh jajaran Pengurus PP IKPM Gontor, Al-Ustadz Dr H Umar Said Wijaya MPd selaku Sekretaris PP IKPM Gontor dan Al-Ustadz H Suwarno TM SAg dari Bidang Pendidikan PP IKPM Gontor, kegiatan itu juga diikuti oleh seluruh jajaran pengurus dan masyayikh PC IKPM Gontor Wonosobo.
Ketua panitia, Al-Ustadz Qosdan Dawami MSc menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran jajaran PP IKPM Gontor dalam kegiatan tersebut. Harapannya pelaksanaan pelantikan dapat membawa keberkahan dan kemudahan bagi seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.
Sementara itu, disadur ppikpm.gontor.ac.id, Al-Ustadz Bazuki Zuliyanto SAg selaku Ketua PC IKPM Gontor Wonosobo periode 2021–2026 yang kini menjadi penasihat, menuturkan harapan agar kepengurusan baru dapat melanjutkan perjuangan dengan lebih baik.
“Semoga kepengurusan yang baru ini bisa menjadi lebih baik daripada sebelumnya,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama masa kepengurusan sebelumnya.
Ketua PC IKPM Gontor Wonosobo yang baru, Al-Ustadz M. Khasan Abdurrouf SPd menyampaikan bahwa kepengurusan baru merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Semua ini adalah amanat yang diberikan oleh pondok kepada santri-santrinya,” ungkapnya. Ia juga memohon bimbingan dari para senior yang telah menyelesaikan masa kepengurusan serta berharap keberadaan IKPM Gontor dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan Pondok Modern Darussalam Gontor.
Dalam arahannya, Sekretaris PP IKPM Gontor, Al-Ustadz Dr H Umar Said Wijaya MPd menegaskan bahwa IKPM Gontor memiliki tanggung jawab untuk membantu pimpinan pondok sekaligus menjadi wadah yang fungsional bagi alumni. Setiap perkumpulan alumni diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi menghasilkan pembahasan dan kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan citra dan gerak organisasi menuju IKPM Gontor yang Maju, Besar, Kuat, dan Kaya (MBKK). Menurutnya, alumni Gontor di mana pun berada tetap membawa identitas sebagai santri dan memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan nilai-nilai yang telah diperoleh dari pondok.
“Di mana pun kita berada, kita masih menjadi santri, santri yang mau mengajar ke surau-surau, ke pelosok-pelosok untuk menjadi mundzirul qaum wa munkidzul ummah,” pesannya.
Pelantikan PC IKPM Gontor Wonosobo berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para hadirin. Pergantian kepengurusan ini diharapkan tidak sekadar menjadi perubahan struktur organisasi, tetapi menjadi awal bagi penguatan khidmah, ukhuwah, dan kontribusi alumni Gontor di Wonosobo. [Edithya Miranti]


















