Bogor, Gontornews – Pandemi coronavirus tidak menghalangi tradisi Halal Bihalal yang biasa dilakukan setiap tahun saat Idul Fitri. Itulah yang dilakukan Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor, Ahad (31/5).
Tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya, Halal Bihalal tahun ini dilakukan secara daring (online). Pertemuan secara fisik (offline) tidak dimungkinkan karena pandemi corona yang telah banyak menelan korban.
Kendati dilakukan secara daring dengan aplikasi zoom, namun tidak mengurangi antusiasme civitas akademika INAIS untuk menyukseskan acara setahun sekali itu. Tampak hadir Rektor INAIS Dr HM Imdadun Rahmat SAg MSi, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Acep Nugraha MPd, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kepegawaian (BAAK) Dr Joko Trimulyo SH MPd, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) M Zainal Arifin MPd, dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Syamsul Huda MSi.
Juga tampak hadir Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Zulfikar Ismail Lc MA, Kaprodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Muhzir Ihsan MPd, dan Kaprodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Tita Hasanah MSi. Tak ketinggalan, juga hadir para dosen dan mahasiswa, serta alumni.
“Alhamdulillah meski lockdown karena virus corona kita masih bisa bersilaturahim,” ujar Rektor INAIS Dr HM Imdadun Rahmat SAg MSi dalam sambutannya.
“Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” lanjut Rektor sembari memberikan semangat kepada para mahasiswa untuk terus belajar di tengah-tengah pandemi.
Selain ajang silaturahim, acara Halal Bihalal yang dipandu oleh Kaprodi PIAUD Tita Hasanah MSi ini, juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Dekan FITK Acep Nugraha MPd. Serta sharing pengalaman merayakan Idul Fitri di mancanegara yang disampaikan oleh dosen INAIS yang sedang menempuh pendidikan program doktor (S3) di Jepang dan Tunisia.
Kaprodi PGMI Zulfikar Ismail Lc MA yang sedang berada di Tunis mengisahkan pengalamannya berhari raya Idul Fitri di Tunisia. Sedangkan Muhammad Ahya Rafiuddin MSi, dosen INAIS yang sedang berada di Kumamoto, menceritakan pengalamannya berlebaran di Jepang.
Acara Halal Bihalal ditutup dengan doa dan harapan pandemi corona segera sirna. Agar perkuliahan bisa kembali normal. []





















