Bogor, Gontornews – Senin (29/11/2021) bertempat di Sadaniyah Ballroom Padepokan Sahid Wisata Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor, Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor menggelar acara Wisuda Keempat Program Sarjana Strata Satu (S1) dan Wisuda Pertama Program Pascasarjana (S2) Tahun Akademik 2021/2022 bagi 172 wisudawan/wisudawati. Mereka terdiri dari 37 orang lulusan Program Studi Perbankan Syariah (PBS), 38 lulusan Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), 19 lulusan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 12 lulusan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), 19 lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 12 lulusan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan 36 lulusan Magister Ekonomi Syariah.
Dari 172 wisudawan/wisudawati tersebut, dua orang di antaranya meraih prestasi akademik yang membanggakan, mendapatkan lndek Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Mereka yaitu Tia Rismaya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan IPK 3,90 dan Heru Wibowo dari Program Pascasarjana dengan IPK 3,85.
Rektor Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor, Dr. H. Muhammad Imdadun Rahmat, S.Ag., M.Si menyebutkan, hari ini merupakan hari yang istimewa dan bersejarah bagi Institut Agama Islam Sahid Bogor, khususnya wisudawan/wisudawati. “Pada hari ini juga tugas kami untuk mengantarkan saudara/saudari meraih gelar Sarjana Strata Satu (S1) dan gelar Magister (S2) sudah selesai. Begitu pula tugas saudara/saudari untuk menempuh hal tersebut juga telah tercapai. Sebuah pencapaian yang tidak mudah, karena membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit, baik berupa material maupun immaterial. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya selaku Rektor lnstitut Agama Islam Sahid Bogor menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan dan prestasi akademik yang telah saudara/saudari raih,” ujar Rektor.
Rektor juga mengucapkan selamat dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan orang tua dan keluarga wisudawan/wisudawati yang telah memberikan motivasi dan dukungan semangat belajar, serta doa restunya, sehingga para wisudawan/wisudawati dapat menyelesaikan studinya dengan baik dan sukses, serta penuh keberkahan di lnstitut Agama Islam Sahid.
“Tak lupa saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua Dewan Pembina Institut Agama Islam Sahid, para pimpinan, para dosen, para karyawan dan seluruh pengurus Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah dan Yayasan Sahid Jaya yang telah membangkitkan semangat dalam menuntut ilmu, serta menggerakkan dinamika keilmuan para mahasiswa yang sangat berarti dalam membantu dan menyukseskan Tri Dharma Institut Agama Islam Sahid, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta pengembangan al-Islam, yang ditunjukkan oleh terakreditasinya semua Prodi yang diselenggarakan sesuai PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan PP 66/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di dalam kerangka UU No. 20/2003 tentang Sisdiknas dan UU No. 12 Tahun 2012.”
Rektor juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Koordinator KOPERTAIS Wilayah II Jawa Barat, Prof. Dr. Mahmud, M.Si. yang telah banyak memberikan bimbingan dan dukungannya demi kemajuan dan perkembangan Institut Agama Islam Sahid.
Rektor mengatakan, era digital telah membawa dampak yang begitu besar bagi kehidupan umat manusia dewasa ini. Banyak sektor kehidupan yang mengalami perubahan dan kemajuan berkat teknologi yang dihadirkan di era ini. “Pendidikan Islam sebagai subsistem pendidikan nasional juga tak bisa dilepaskan begitu saja dari keberadaan dan pengaruh teknologi informasi dan komunikasi (information and communication technology) di era digital,” papar Ketua Komnas HAM Pereode 2016-2017 itu.
Bahkan keterlibatan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak yang mesti dimiliki dan dimanfaatkan perguruan tinggi jika ingin meningkatkan penyelenggaraan pendidikannya. Atas dasar hal tersebut, maka lembaga pendidikan Islam mesti segera berbenah dan menyiapkan dirinya untuk terlibat aktif di dalamnya.
Menurut pria kelahiran Rembang, 6 September 1971 itu, banyak peluang dan tantangan yang muncul di era ini. Peluang-peluang yang ditawarkan sejatinya dapat menjadi modal dan kesempatan berharga bagi alumni lembaga pendidikan Islam agar dapat menampilkan dirinya sebagai sebuah keunggulan di tengah-tengah aneka peradaban global. Sementara tantangan dapat dilihat sebagai pijakan untuk mengeksplorasi kelebihan yang dimiliki sekaligus mengevaluasi berbagai kekurangan yang selama ini melingkupi lembaga pendidikan Islam.
Sementara itu Ketua Pembina Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah (YWSHK) dan Ketua Dewan Pembina lnstitut Agama Islam Sahid, Hj. Sri Bimastuti Handayani Sukamdani, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Rektor, para pimpinan, para dosen, para karyawan Institut Agama Islam Sahid Bogor yang telah membangkitkan semangat dalam menuntut ilmu.
“Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Koordinator KOPERTAIS Wilayah II Jawa Barat Bapak Prof. Dr. Mahmud, M.Si. yang telah banyak memberikan bimbingan dan dukungannya demi kemajuan dan perkembangan Institut Agama Islam Sahid,” paparnya.
Selain itu, Dewan Pembina YWSHK itu juga berpesan kepada wisudawan/wisudawati hendaknya senantiasa menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan almamater, sehingga nantinya terjalin hubungan penuh keakraban dan sama-sama memelihara citra Institut Agama Islam Sahid yang diharapkan kelak menjadi lambang keagungan bangsa sebagai center of excellence (pusat keunggulan) dalam pengkajian ilmu-ilmu pendidikan keislaman, yang nantinya menjadi embrio Sahid Islamic International Education Center (SIIEC).
Hadir dalam acara wisuda antara lain: Bupati Bogor, Ade Yasin; Koordinator Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Prof. Dr. Mahmud, M.Si yang diwakili oleh Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag, M.Si (Bidang Ahli Akademik Kopertais Wilayah II Jawa Barat); dan Direktur Eksekutif Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah, Drs. H. Ahmad Sadjid Zain, M.M.
Saat ini INAIS memiliki enam program studi (Prodi): lima Prodi Strata Satu (S1) dan satu Prodi Magister, serta tiga Fakultas, yaitu: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), dan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi (FIDK).
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) memiliiki dua Program Studi yaitu Prodi Perbankan Syariah dan Prodi Manajemen Bisnis Syariah. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) memiliki dua Program Studi yaitu Prodi Manajemen Pendidikan Islam dan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi (FIDK) memiliki satu Program Studi yaitu Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. []





















