London, Gontornews — Pasukan Inggris telah memasuki tahap akhir untuk mengevakuasi orang-orang dari bandara Kabul dan fasilitas pemrosesan telah ditutup, kata kementerian pertahanan Inggris, Jumat (27/8).
Upaya itu sekarang akan fokus pada evakuasi warga negara Inggris dan lainnya yang telah diizinkan untuk pergi dan sudah berada di bandara, kata kementerian itu.
Tidak ada lagi orang yang akan dipanggil ke bandara untuk evakuasi, katanya dikutip Arabnews.com.
“Dengan sangat menyesal tidak semua orang dapat dievakuasi dalam proses ini,” kata menteri pertahanan Ben Wallace dalam sebuah pernyataan.
Wallace kemudian mengatakan kepada televisi Sky News bahwa serangan hari Kamis di bandara Kabul, yang menewaskan 85 orang termasuk 13 tentara AS, tidak mempercepat jadwal Inggris untuk mengakhiri operasi evakuasi.
Sejauh ini, Inggris telah mengevakuasi lebih dari 13.700 warga negara Inggris dan Afghanistan, yang merupakan pengangkutan udara terbesar kedua oleh angkatan udara negara itu setelah peristiwa Berlin Airlift pada 1949, kata kementerian itu. []





















