Dubai, Gontornews — UEA mengumumkan pada hari Kamis bahwa negara itu telah mulai menampung ribuan pengungsi yang melarikan diri dari kekacauan di Afghanistan.
Menurut kantor berita WAM, UEA akan memberikan perawatan dan dukungan sosial bagi para pengungsi di tanah UEA.
UEA telah memfasilitasi evakuasi lebih dari 39.000 warga Afghanistan dan warga negara asing menggunakan bandara dan maskapai nasionalnya sejak Taliban menguasai seluruh negeri.
Pada hari Kamis, dua ledakan di sekitar bandara Kabul menewaskan sedikitnya 60 warga Afghanistan, 13 tentara AS, kata pejabat Afghanistan dan AS.
Taliban mengatakan, mereka juga setidaknya telah kehilangan 28 korban jiwa dalam serangan itu.
Serangan-serangan itu terjadi ketika evakuasi hampir berakhir setelah AS menetapkan batas waktu untuk penarikan penuh pada 31 Agustus.
Serangan itu, yang diklaim sebagai tanggung jawab Daesh, dikutuk keras oleh UEA.
βUEA mengutuk tindakan kriminal ini dan menolak semua bentuk kekerasan dan terorisme yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas keamanan yang bertentangan dengan semua nilai dan prinsip agama dan kemanusiaan,β kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan dirilis Arabnews.com.
βUEA dengan cermat dan susah payah menindaklanjuti perkembangan terbaru di Republik Afghanistan dan menegaskan kembali perlunya memastikan stabilitas dan keamanan segera di sana,β tambah pernyataan itu. []





















