Teheran, Gontornews — Sejumlah lembaga pendidikan dan kantor pemerintah di Teheran terpaksa tutup, Senin (4/7/2022), akibat polusi udara. Sebuah perusahaan pengontrol kualitas udara berbasis di Swiss, IQAir, mencatat kualitas udara di Teheran tercatat berada di angka 116 atau masuk kategori tidak sehat untuk semua kelompok sensitif.
Sejak awal tahun, Teheran mencatatkan 63 hari udara yang dapat diterima, empat hari udara tidak sehat (bagi semua orang), 34 hari udara tidak sehat (bagi kelompok sensitif), dua hari udara berbahaya dan, hanya memiliki, dua hari dengan udara bersih.
Penutupan kegiatan di sekolah dan kantor pemerintahan hari ini adalah yang kedua kalinya sejak April seiring dengan memburuknya kualitas udara bersih di Teheran, terutama akibat badai pasir.
Pada hari Ahad, untuk keempat kalinya dalam satu tahun kalender Iran, yaitu pada 21 Maret, Teheran menjadi kota paling tercemar di dunia dengan penurunan indeks kualitas udara yang mengkhawatirkan. IQAir mengumumkan bahwa indeks kualitas udara di Teheran adalah 227 units.
“Ini menjadi lebih buruk dalam beberapa bulan terakhir sehingga kadang-kadang jarak di atas 50-60 meter hampir tidak terlihat,” ungkap Amir Saedi, seorang pedagang di pusat kota Teheran.
Tidak hanya Saedi, Alireza Hashemi pun mengaku tidak bisa keluar rumah tanpa mengenakan masker. “Sekalipun Covid-19 menghilang, kami masih tidak bisa melepaskan masker,” kata Hashemi sebagaimana dilansir Anadolu.
Pakar lingkungan asal Iran, Mohammad Darvish, mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan penduduk di kawasan itu telah meningkat empat kali lipat dalam beberapa dekade terakhir. Selain itu, Ia juga mengaitkan buruknya kualitas udara di Teheran disebabkan oleh perubahan iklim global yang menyebabkan danau dan sungai di Iran mengering.
“Pemerintah di kawasan tidak bisa mengatasi kabut asap kecuali mereka mengadopsi kebijakan air yang memprioritaskan lingkungan di atas sektor pertanian dan industri,” kata Darvish.
“Lingkungan bisa menjadi ladang kerja sama pemerintah daerah,” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]






















