Baghdad, Gontornews — Sebuah serangan bom pinggir jalan oleh pejuang kelompok Daesh di Irak utara menewaskan lima pasukan Kurdi dan melukai empat lainnya, kantor berita negara Kurdi Rudaw melaporkan Ahad (28/11) dikutip Arabnews.com.
Para pejuang Peshmerga tewas di distrik Garmian di Irak utara yang dikuasai Kurdi pada Sabtu malam. Militan Daesh kemudian menyerang sebuah pos Peshmerga, melukai empat orang, menurut laporan itu.
Serangan yang menargetkan pasukan keamanan Irak, termasuk pejuang Peshmerga Kurdi, sering terjadi dan meningkat sejak Daesh dikalahkan di medan perang pada tahun 2017. Militan itu tetap aktif melalui sel-sel tidur di banyak daerah, terutama di sekelompok wilayah di utara yang sedang dipersengketakan antara Irak federal dan Pemerintah Daerah Kurdistan semi-otonom.
Militan dari Daesh masih melakukan operasi, sering menargetkan pasukan keamanan, pembangkit listrik dan infrastruktur lainnya.
Presiden Wilayah Kurdistan Nechirvan Barzani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada hari Ahad.
“Meningkatnya serangan (Daesh) mengirimkan pesan yang berbahaya dan serius dan menimbulkan ancaman serius di kawasan itu. Oleh karena itu, kerjasama lebih lanjut antara pasukan Peshmerga dan pasukan keamanan Irak dengan dukungan dari koalisi global merupakan kebutuhan mendesak,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Koalisi pimpinan AS untuk memerangi Daesh telah mengumumkan akhir dari misi tempurnya dan pasukannya akan ditarik dari Irak pada akhir Desember. []






















