pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 17 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Cahaya

Islam Tak Punya Masalah dengan Kebhinekaan

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
10 February 2017
in Cahaya
0

Oleh Rusdiono Mukri

Kosakata bhineka atau kebhinekaan akhir-akhir ini banyak menghiasi halaman dan ruang media massa. Begitupun di media sosial (medsos). Hal ini tak lepas dari aksi-aksi yang dilakukan oleh kelompok tertentu yang mengusung tagline kebhinekaan. Kendati istilah itu sebenarnya bukan istilah baru.

Apa yang dimaksud dengan bhineka? Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menuliskan kata bhineka dengan double n (β€œbhinneka”) yang artinya berbeda atau berlainan. Sedangkan istilah bhinneka tunggal ika merupakan semboyan pada lambang negara Republik Indonesia yang menyatakan keanekaragaman suku, agama, bahasa dan berbagai aspek kebudayaan yang lain di Indonesia, akan tetapi tetap bersatu di dalam wadah keindonesiaan.

Namun, kosakata dan istilah ini kini seakan menjadi alat untuk membungkam aspirasi umat Islam. Lihat saja misalnya ketika umat Islam menggelar Aksi Bela Islam tanggal 4 November dan 2 Desember 2016. Mereka menuduh aksi itu telah membuat masyarakat dan bangsa Indonesia terkotak-kotak, tersekat-sekat. Aksi umat Islam dinilai telah menciderai kebhinekaan. Antikeragaman dan anti-NKRI. Karena itulah mereka –dengan kasat mata terlihat pemerintah ikut menjadi sponsornyaβ€”menggelar aksi tandingan, parade kebhinekaan dan keindonesiaan.

BACA JUGA

Taujih Tarhib Ramadhan

Pondasi Kemenangan

ADAB

Karakter Munafik, Waspadalah!

Metro TV, Mau Ke Mana?

Padahal aksi umat Islam itu hanyalah respons atau reaksi atas lambannya penanganan hukum atas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus penistaan agama. Dalam kasus ini jelaslah Ahok dan pendukungnyalah yang antikeragaman, antikebhinekaan. Sebab mereka tidak menghargai keyakinan umat Islam yang dilarang oleh agamanya untuk memilih pemimpin kafir.

Bahkan mantan presiden Megawati dalam pidatonya pada HUT ke-44 PDI-Perjuangan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (10/1) silam menyebut pihak-pihak yang antikeragaman sebagai penganut ideologi tertutup, yang memicu konflik bernuansa SARA. Menurutnya, penganut ideologi tertutup bertentangan dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka, yang selalu relevan dengan perkembangan zaman. Pemimpin kelompok berideologi tertutup itu mengklaim diri sebagai peramal yang serba tahu masa depan. “Para pemimpin yang menganut ideologi tertutup mempromosikan diri mereka sebagaiΒ self-fulfilling prophecy, para peramal masa depan. Mereka meramal dengan fasih tentang apa yang akan datang, termasuk kehidupan setelah dunia fana. Padahal notabene mereka sendiri tentu belum pernah melihatnya,” papar Megawati.

Pidato Megawati ini tidak hanya mencerminkan bahwa dia tidak paham Islam, tidak paham Rukun Iman. Tapi juga telah menyakiti hati umat Islam, khususnya para alumni Aksi Bela Islam. Sebab, umat Islam sangat berjasa dalam menegakkan NKRI dan melahirkan Pancasila. Sejarah telah mencatat, betapa KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdhatul Ulama (NU), mendeklarasikan perang suci alias jihad melawan penjajah yang hendak kembali menguasai Indonesia yang baru merdeka. Resolusi Jihad inilah yang memompa semangat para pemuda, khususnya kaum santri, dan ulama menggelokan perang untuk mengusir penjajah demi tegaknya NKRI. Fatwa Jihad KH Hasyim Asy’ari telah menyelamatkan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa inilah yang kini setiap tahun diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Umat Islam juga berkontribusi besar terhadap lahirnya Pancasila. Umat Islam yang tidak memaksakan kehendaknya, rela menanggalkan tujuh kata dalam rumusan sila pertama Pancasila sebagaimana terdapat dalam Piagam Jakarta. Kalimat β€œdengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” akhirnya diganti dengan β€œyang Maha Esa”. Maka sila pertama yang semula berbunyi β€œKetuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” diganti menjadi β€œKetuhanan yang Maha Esa”. Mantan Menteri Agama Alamsyah Ratu Prawiranegara pernah mengatakan, Pancasila adalah hadiah terbesar dari umat Islam.

Selain itu, umat Islam sesungguhnya tidak perlu diajari soal kebhinekaan. Umat Islam sangat toleran. Hanya Islam yang mengakui keberagaman manusia dari berbagai sisi. Baik suku, agama, status ekonomi, sosial, budaya, warna kulit, dan perbedaan-perbedaan lain.

Allah berfirman dalam surat al-Hujuraat ayat 13 yang artinya, β€œHai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa–bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Maka tak mengherankan jika bukti sejarah memperlihatkan kaum Nasrani dan Yahudi hidup dalam damai saat Islam berkuasa di Spanyol (Andalusia). Mereka bebas memeluk dan melaksanakan ajaran agamanya. Rumah ibadah mereka aman, tanpa gangguan. Begitu pula saat kekhilafahan Turki Ustmani berkuasa. Umat non-Islam hidup aman dan damai dalam naungan khilafah Islamiyah. Jadi, Islam tidak memiliki masalah dengan kebhinekaan.

Penulis Wapimred Majalah Gontor dan Dosen INAIS Bogor

 

Tags: Aksi Damai Bela IslamKebhinekaan
Share13Tweet8Send
Previous Post

Menkominfo Hadiri Gala Dinner HPN 2017

Next Post

Aktivis Budha Demo Kapal Malaysia yang Bawa Bantuan untuk Rohingya

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

15 August 2026
Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

16 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Elite Intelektual dan Masa Depan Bangsa: Refleksi atas Taklimat Presiden

Adab Ilmu

25 January 2026
Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

0
Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

0
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

0
Penegakan Hukum yang Adil: Wujudkan Keamanan dan Harmoni

Penegakan Hukum yang Adil: Wujudkan Keamanan dan Harmoni

0
Gontor Raih Penghargaan ‘Pesantren Teladan Pajak’ dari DJP Jawa Timur

Gontor Raih Penghargaan ‘Pesantren Teladan Pajak’ dari DJP Jawa Timur

0
Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

16 August 2026
Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

16 August 2026
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
UNIDA Gontor Kerjasama Magang dengan Elcorps Bandung

UNIDA Gontor Kerjasama Magang dengan Elcorps Bandung

16 August 2026
saiful falah pemerhati pendidikan

Lima Agenda Konkret Bogor Kota Pelajar 2034

16 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR πŸ“£Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.βœ”οΈ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
βœ”οΈ Kontribusi Rp1.500.000.
βœ”οΈ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.πŸ“ https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result