Jakarta, Gontornews – Tokoh Tionghoa Jaya Suprana ikut hadir dalam demo Aksi Bela Islam. Dia setuju Ahok dituntut secara hukum atas tindakan penistaan terhadap agama Islam. Dalam kesempatan tersebut dia mengapresiasi reaksi umat Islam yang tidak mengedepankan anarkisme terkait penistaan agama.
‘’Tuntutan tindakan hukum menunjukkan Muslim Indonesia beradab,’’ ungkap budayawan itu. Di negara lain, tambahnya, anarkisme bahkan kejadian penembakan bisa terjadi akibat adanya tindakan penistaan agama seperti terjadi atas majalah Charlie Hebdo di Prancis.
“Saya menghargai tindakan dalam menghadapi persoalan yang bisa menimbulkan kekerasan. Islam di sini menunjukkan bisa menyerahkan ke proses hukum. Ini layak dihormati dan dihargai bagaimana menghindari kekerasan,” katanya.
Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta masyarakat yang melakukan unjuk rasa soal penistaan agama berlatar surat Al Maidah Ayat 51 untuk tidak anarkis.
“Demonstrasi merupakan hak setiap warga negara, tidak bisa dicegah tapi agar dilakukan sesuai aturan, tidak anarkis,” kata Lukman seusai melangsungkan pertemuan dengan tokoh nasional dan pemuka agama di kantornya area MH Thamrin, Jakarta, Jumat.
Seperti diberitakan, ratusan ribu mewakili hampir seluruh ormas Islam melangsungkan demonstrasi besar-besaran terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Lukman mengatakan demonstrasi adalah hak warga negara untuk mengekspresikan aspirasinya. Tetapi dalam pelaksanaanya agar tidak menghujat dan melampaui batas kepatutan.[DJ]




















