Berlin, Gontornews — Seorang wanita Jerman yang dicurigai sebagai anggota ISIS telah dipulangkan bersama ketiga anaknya, menurut media Jerman dan seorang pejabat Kurdi. Seorang anak dari AS juga dipulangkan ke negaranya.
Kurdi Suriah menyelesaikan penyerahan tiga anak Jerman dan ibu mereka, serta balita dari AS, ke kementerian masing-masing, seorang pejabat Kurdi dikonfirmasi pada hari Sabtu.
Abdelkarim Omar, seorang pejabat senior Kurdi di Suriah timur laut, mengatakan pemindahan orang-orang itu telah terjadi pada hari Jumat.
“Seorang anak Amerika dan tiga anak Jerman bersama ibu mereka diserahkan kepada pemerintah masing-masing,” katanya dalam sebuah pernyataan di Twitter.
Pihak berwenang Jerman sebelumnya telah memerintahkan ibu itu, yang oleh majalah Spiegel diidentifikasi sebagai Laura H. berusia 30 tahun dari Jerman tengah, untuk dikembalikan ke negara asalnya dari sebuah kamp Suriah. Laura meninggalkan Jerman dan bergabung dengan milisi jihad di Suriah pada tahun 2016. Dia dan tiga anaknya dilaporkan tinggal di kamp tahanan yang dikelola orang Kurdi di Suriah utara.
Pada hari Jumat, para pejabat Jerman mengonfirmasi bahwa tiga anak Jerman yang ditahan di Suriah utara, akan dapat berangkat ke Irak bersama ibu mereka.
Menurut laporan media, pihak berwenang Jerman telah menyelidiki ibu tersebut dengan dugaan keanggotaan organisasi teror dan pengabaian anak. [RM]






















