Berlin, Gontornews — Kanselir Jerman, Angela Merkel, Rabu (17/11/2021), menyerukan semua pihak untuk mempercepat pendistribusian suntikan booster bagi masyarakat. Merkel juga meminta mereka yang belum mendapatkan suntikan vaksin agar segera berubah pikiran.
“Belum terlambat untuk memilih suntikan vaksin pertama,” kata Merkel di depan kongres walikota Jerman sebagaimana dilansir Reuters.
“Setiap orang yang divaksinasi dapat melindungi dirinya sendiri dan orang lain. Jika cukup banyak orang yang tervaksin, maka itu adalah jalan keluar dari pandemi,” imbuh Merkel.
Hingga Rabu, Jerman melaporkan 52.826 infeksi baru. Mereka juga melaporkan penambahan 294 kasus meninggal dunia akibat Covid-19 sehingga total menjadi 98.274 kasus. Pencapaian ini sekaligus membuktikan semakin masifnya dampak gelombang keempat pandemi Covid-19 di belahan bumi Eropa.
Sejauh ini, otoritas kesehatan Jerman melaporkan ‘hanya’ 68 persen populasinya yang telah tervaksin penuh dan hanya 5 persen populasi yang telah mendapatkan satu suntikan booster.
Merkel mengatakan bahwa mereka memerlukan upaya nasional untuk mendistribusikan masal suntikan boster yang sedang berlangsung. Dia menghimbau para pemimpin federal dan regonal untuk memperkenalkan tindakan yang memicu pembatasan lebih ketat berdasarkan jumlah warga yang terinfeksi dan angka perawatan di rumah sakit setiap satu pekan.
Sejatinya, Jerman memiliki pasokan dosis vaksin yang cukup untuk melakukan booster. Menteri Kesehatan Jerman, Jens Sphan, menunda rencana tersebut karena pemerintah menyumbangkan pasokan vaksin tersebut ke fasilitas COVAX yang mendistribusikannya ke negara-negara miskin dan berpenghasilan rendah. [Mohamad Deny Irawan]























