pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 5 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

Keluarga Cerdas Tangkis Bahaya Gadget

Hj Fahira Idris SE MH, Anggota DPD RI dari DKI Jakarta

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
3 March 2020
in Wawancara
0
foto: netralnews.com

Zaman sekarang, hampir seluruh orang memiliki gadget. Bahkan data dari lembaga riset digital We Are Social, jumlah pengguna mobile phone (ponsel pintar dan tablet) di Indonesia mencapai 355,5 juta.

“Artinya peredaran ponsel pintar dan tablet lebih banyak dari jumlah penduduk di seluruh Indonesia yang mencapai 268,2 juta jiwa,” papar Fahira Idris, ketua Komite III DPD RI kepada Majalah Gontor. Itu artinya, lanjut anggota Tim Pansus Tatib DPD RI, satu orang bisa memiliki dua atau lebih gawai (gadget).  

Mudahnya interaksi kita bahkan anak-anak dengan gadget, menjadi hal menarik yang penting disoroti. Terutama bagaimana peran orangtua dalam membentengi keluarga dari efek buruk pengaruh gadget.

Untuk menguak seputar fenomena di atas, reporter Majalah Gontor, Edithya Miranti, berkesempatan mewawancarai Fahira Idris, ketua Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak (GPPA). Berikut petikannya:

BACA JUGA

UNIDA Ingin Duduk Bersama Universitas-universitas Kelas Dunia

Belajar Jadi Pengusaha Teladan dan Bermanfaat bagi Umat

Abad Kedua Gontor Dimulai Hari Ini!

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan  

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Bagaimana pendapat Anda tentang perubahan fenomena gaya hidup masyarakat karena gadget?

Fenomena gadget atau gawai atau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti piranti elektronik adalah sebuah keniscayaan di era digitalisasi saat ini. Kehadiran gadget dalam kehidupan sehari-hari terutama smartphone atau tablet adalah dua sisi mata pisau, karena banyak mempunyai dampak positif tetapi dampak negatifnya juga tidak kalah banyak. Namun yang menjadi persoalan dampak negatif gadget terutama bagi anak-anak kita terlalu mendominasi.

Indonesia adalah salah satu negara di dunia dengan penetrasi gadget dan internet paling cepat. Data dari lembaga riset digital We Are Social, jumlah pengguna mobile phone (ponsel pintar dan tablet) mencapai 355,5 juta. Artinya peredaran ponsel pintar dan tablet lebih banyak dari jumlah penduduk di seluruh Indonesia yang mencapai 268,2 juta jiwa. Hal ini bisa terjadi jika satu orang memiliki dua atau lebih gawai (gadget).

Selain itu, pengguna internet di Indonesia tercatat ada 150 juta pengguna aktif. Ini berarti 56 persen dari total jumlah penduduk Indonesia sudah menggunakan internet. Demikian pula dengan media sosial, rata-rata 50 persen lebih penduduk Indonesia aktif menggunakan media sosial. Dan ini semua tentunya menjadi tantangan bagi kita terutama orangtua, agar mampu memastikan fenomena gadget ini memberi dampak positif, bukan negatif.

Boleh dijelaskan, apa saja aspek negatif gadget bagi penggunanya?

Jika bicara aspek atau dampak negatif terkait gadget sangat banyak terutama terhadap anak-anak dan remaja. Hampir semua aspek perlu diwaspadai.

Jika kita tidak bijak mengawasi penggunaan gadget mulai dari aspek kesehatan, tumbuh kembang anak, kemampuan berbicara dan penguasaan bahasa, emosi dan personal sosial, kognitif dan kemampuan belajar, sampai pada dampak pola tidur anak, akan berbahaya bagi pertumbuhan anak.

Mengapa penggunaan gadget yang salah dapat sangat berbahaya bagi pertumbuhan anak?

Ketidakberdayaan orangtua mengontrol anak-anaknya menggunakan gadget dipastikan akan memberi dampak buruk di semua sisi, baik fisik maupun mental anak.

Penggunaan gadget atau media digital tanpa pengawasan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan anak karena kurangnya aktivitas fisik, peningkatan asupan kalori dari camilan saat nonton, serta berkurangnya waktu tidur, dan adanya pengaruh tayangan iklan.

Bagaimanakah sebaiknya cara penggunaan gadget yang tepat bagi anak?

Memang harus kita akui, peningkatan perbendaharaan kata ditemukan pada anak yang terpapar dengan tayangan yang edukatif. Namun bahayanya jika anak-anak terpapar program dewasa dan kartun, maka performa akedemik anak bisa menurun.

Oleh karena itu, penggunaan media digital harus dilakukan dengan interaksi secara verbal dengan para orangtua atau pengasuh, sehingga memiliki dampak positif terhadap kemampuan verbal seorang anak.

Tadi disebutkan bahwa gadget bisa berdampak buruk pada kualitas dan kuantitas tidur penggunanya, apa alasannya?

Dampak negatif lainnya yang juga harus diwaspadai adalah gangguan tidur. Penggunaan gadget yang meningkat di kalangan masyarakat termasuk anak dan remaja, mempengaruhi durasi dan kualitas tidur anak.

Salah satu studi menemukan hubungan kuat antara penggunaan gadget pada waktu tidur terhadap kuantitas dan kualitas tidur yang buruk, dan rasa kantuk yang memberat pada siang hari.

Kita harus ingat bahwa tidur adalah perkembangan bio-psiko-sosial yang vital bagi anak. Penurunan kualitas dan kuantitas tidur pada seorang anak merupakan suatu perhatian kesehatan masyarakat yang menimbulkan runtutan gangguan kesehatan.

Selain bahaya kesehatan di atas, adakah risiko lain akibat kurangnya kewaspadaan orangtua saat anak bermain smartphone?

Hal yang sangat berisiko dan harus diwaspadai orang tua adalah anak-anak remaja yang aktif menggunakan mobile internet, beresiko terhadap perkenalan dengan orang asing, pornografi, bahkan menjadi korban perdagangan anak.

Kasusnya sudah sangat banyak. Hampir tiap hari media memberitakan kasus kekerasan terhadap anak yang dipicu salah satunya berawal dari internet.

Lalu, adakah data lengkap atas kasus kejahatan online khususnya pada anak?

Data dari KPAI 2018 misalnya, anak yang menjadi korban kejahatan seksual online 116 kasus, anak pelaku kejahatan seksual online 96, anak korban pornografi dan media sosial 134, anak pelaku kepemilikan media pornografi 112, anak korban bully di medsos 109, dan anak pelaku bully di medsos 112.

Apa pesan Anda untuk para orangtua agar selamat dari dampak buruk gadget?

Saat ini, di tengah derasnya penetrasi gadget, orangtua wajib menghadirkan pola asuh terbaik bagi anaknya terkait penggunaan gadget. Ini tentunya untuk mencegah anak dari dampak buruk yang diakibatkan oleh canggihnya kemajuan teknologi informasi.

Apa saja tips dan trik untuk keluarga agar terhindar dari pengaruh buruk gadget?

Pertama, melarang anak menggunakan gawai sama dengan melarang anak hidup pada eranya. Oleh karena itu kita harus cerdas saat anak kita memegang gadget harus memberi dampak positif bagi tumbuh kembangnya.

Kedua, kuncinya adalah bagaimana orangtua memahami apa itu gawai. Apa aspek positif dan negatifnya, membuat aturan yang tepat, dan memberikan pendidikan literasi digital kepada anak. Dengan begitu, anak akan memahami kapan dan bagaimana menggunakan smartphone dengan bijak.

Ketiga, orangtua juga harus bijak kapan atau pada usia berapa sebaiknya anak dikenalkan dengan gadget. Banyak penelitian yang menyarankan agar orangtua menunda pengenalan gadget hingga anak berusia minimal empat tahun. Pengenalan gadget juga harus dengan aplikasi yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan mereka.

Keempat, pentingnya memberi pemahaman sedini mungkin kepada anak terkait gadget. Kita bisa mengenalkan gadget dan internet kepada anak-anak dari hal positif terlebih dahulu. Kita jelaskan bahwa dengan internet kita bisa melihat gambar-gambar hewan, tumbuhan, maupun informasi yang dibutuhkan oleh mereka, seperti ilmu pengetahuan tentang geografi, fisika, matematika dan seterusnya.

Selain dampak positif, secara berkala kita juga harus mulai jelaskan pengaruh negatif gadget dan internet kepada anak, terutama yang berusia remaja. Tujuannya agar mereka paham bahwa tidak memberikan informasi seperti password, alamat rumah, usia dan nomor telepon di internet. Pastikan juga mereka tidak memposting sesuatu yang menginformasikan lokasi mereka berada atau gambar-gambar kondisi di mana ia berada ke media sosial.

Kelima, tips paling penting adalah membatasi waktu bermain gadget. Tujuannya agar mereka tidak keseringan dan ketergantungan terhadap gadget. Salah satu strateginya mendorong anak melakukan banyak aktivitas fisik di luar rumah. Sebagai siasat agar mereka tidak ketergantungan dengan gadget. []

Tags: DigitalDPDGadgetKeluarga
Share68Tweet43Send
Previous Post

Bijak Menghadapi Era Digital

Next Post

Renungan Awal Tahun (Bagian Kedua)

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

29 September 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

29 September 2026
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

1 October 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

0
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

0
Darussalam Global Charity Resmi Berstatus LAZ Nasional

Darussalam Global Charity Resmi Berstatus LAZ Nasional

0
Regulasi dan Inovasi Menjadi Kunci Daya Saing Industri Farmasi dan Kosmetik Halal Indonesia

Sakinah Finance Bahas Ekonomi Halal di Manila Filipina

0
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

5 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

5 October 2026
Regulasi dan Inovasi Menjadi Kunci Daya Saing Industri Farmasi dan Kosmetik Halal Indonesia

Sakinah Finance Bahas Ekonomi Halal di Manila Filipina

5 October 2026
Tawaran Beasiswa S1 di Jepang

Beasiswa Pemerintah Swiss 2027–2028 Dibuka

5 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result