New Delhi, Gontornews — Pihak kepolisian India dikabarkan menembak mati terduga anggota kelompok militan Lashkar-e-Taiba di Kashmir, Rabu (11/9). Tindakan tegas ini dilakukan oleh petugas keamanan India di Kashmir menyusul terjadinya pembunuhan terhadap satu keluarga pedagang buah di Sopore, Kashmir, pekan lalu.
Reuters mengidentifikasi bahwa pekan lalu, sekelompok gerilyawan, menyerang rumah seorang pedagang buah di Sopore, Kashmir. Penyerangan ini dilakukan karena sang korban tetap menjalankan bisnis buah di tengah meluasnya protes dan boikot perdagangan antara India dan Pakistan.
Dalam serangan tersebut, pihak berwenang India melansir jika sang pelaku melukai putra, cucu perempuan serta sejumlah anggota keluarga lainnya.
Pihak kepolisian negara bagian Kashmir, Dilbagh Singh, berhasil mengidentifikasi pelaku bernama Asif, seorang anggota Lashkar-e-Taiba, sebuah kelompok yang bermarkasdi Pakistan yang memerangi pemerintah India di kashmir.
Sebagai informasi, wilayah Sopore merupakan wilayah pemasok buah utama di Kashmir dan Jammu. Meski keteangan antara India-Pakistan terkait Kashmir dan Jammu masih tegang, ratusan truk dikabarkan lalu-lalang membawa buah asal Sopore dan mengirimkan hasil panen ke seluruh penjuru negeri setiap hari.
Pemerintah India memuji langkah masyarakat Sopore tersebut yang ditengarai sebagai bagian dari normaliasi kondisi di Jammu dan Kashmir.
Selain menuduh Asif sebagai dalang penembakan penjual buah, Dilbagh Singh juga menjelaskan jika Asif juga bertanggung jawab terhadap serangan sebelumnya yang menyerang seorang buruh di Kashmir. [Mohamad Deny Irawan]



















