Padang Panjang, Gontornews – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melaporkan bahwa telah terjadi gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) di kedalaman 42 km di tenggara Kepulauan Mentawai, Kamis (5/4) Pukul 06:46:05 WIB. Hingga Jumat (6/4) dinihari, gempa susulan terjadi sebanyak tujuh kali. Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono, mengonfirmasi hal tersebut.
“Dari ketujuh gempa itu, tiga di antaranya berkekuatan di atas empat Skala Richter,” kata Rahmat sebagaimana dilansir Antara.
Rahmat menjelaskan, keempat gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai tersebut terjadi masing-masing pada pukul 00.16 WIB berkekuatan 4,3 SR yang berpusat di 101 km tenggara Kepulauan Mentawai pada kedalaman 27 km. Gempa kedua berkekuatan 4,5 SR yang terjadi pada pukul 01.37 WIB di tempat yang sama di kedalaman 33 km.
Gempa ketiga terjadi pada pukul 01.48 WIB berkekuatan 3,3 SR di 106 km tenggara Kepulauan Mentawai. Sedangkan gempa keempat terjadi pada pukul 05.13 WIB di 100 km tenggara Kepulauan Mentawai di kedalaman 53 km yang berkekuatan 3,6 SR.
Gempa kelima terjadi di 102 km tenggara Kepulauan Mentawai pada kedalaman 102 km berkekuatan 3 SR pada pukul 06.19 WIB. Gempa keenam terjadi di tempat yang sama di kedalaman 8 km berkekuatan 2,8 SR. Gempa terakhir terjadi pada pukul 06.46 WIB di 105 km tenggara Kepulauan Mentawai di kedalaman 42 km berkekuatan 4,8 km.
Rahmat menegaskan, hingga saat ini, aktivitas kegempaan di Mentawai masih berlangsung. “Sampai saat ini, masih tercatat adanya aktivitas kegempaan di wilayah itu. Artinya, ini ada peningkatan. Untuk itu, semua masyarakat tetap harus waspada dan jangan panik,” tambah Rahmat.
“Masyarakat Mentawi dihimbau tidak panik karena gempa tersebut tidak berpotensi tsunami,” ungkap Rahmat.
Rahmat juga mengingatkan agar masyarakat tidak terpancing dengan isu menyesatkan terkait potensi terjadinya tsunami sebelum menerima peringatan resmi dari Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang.
“Masyarakat jangan mudah terpancing isu menyesatkan. BMKG akan selalu mengeluarkan data atau peringatan setiap kali ada kejadian gempa bumi, terutama yang berpotensi tsunami.”
“Tetap waspada terhadap ancaman itu. BMKG Padang Panjang akan selalu memantau dan memperbarui perkembangan terhadap peningkatan aktivitas kegempaan di wilayah Kepulauan Mentawai,” pungkas Rahmat. [Mohamad Deny Irawan]























