Bogor, Gontornews — Ketua Bidang Dakwah dan Pendidikan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Bogor Raya Ustadz Abdul Halim mengatakan, setiap jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.
Menurutnya, jika jabatan digunakan dengan baik dan amanah maka akan menghasilkan kebaikan, baik di dunia maupun akhirat. “Tetapi kalau jabatan menjauhkan diri dari ketaatan kepada Allah bahkan menghalang-halangi orang untuk beribadah kepada Allah, maka hati-hati jabatan itu akan mendatangkan laknat,” jelas Ustadz Halim dalam Tabligh Akbar di Masjid Al Muttaqin Kota Bogor, Sabtu (11/2/2018).
Oleh karena itu, para pemimpin harus dekat dengan ulama karena merekalah yang mengingatkan untuk takut kepada Allah, kata Ustadz Halim.
Dalam Tabligh Akbar bertajuk “Umat Bersatu, Jaga Ulama, Hadang LGBT dan Jauhi Valentine Day” itu pihaknya meminta para kepala daerah untuk menyelamatkan masyarakat dengan membuat regulasi terkait LGBT (lesbian, gay, biseks dan transgender).
“Kita kumpul di sini untuk menyamakan persepsi agar kesadaran menyelamatkan masyarakat dari bahaya LGBT harus dilakukan, yang terdekat kita akan datangi DPRD meminta di Bogor agar diadakan perda anti-LGBT,” jelasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bogor itu menegaskan, regulasi tersebut penting diupayakan. “Mari kita suarakan perda anti-LGBT dari Bogor,” tandasnya. [Fathurroji]





















