Sumenep, Gontornews — “Kepala Staf Komando Daerah Militer V Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan SE pada Rabu (24/2) melakukan kunjungan silaturahim ke Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura,” terang KH Fauzi Tidjani kepada Gontornews.com.
Dalam kunjungan itu, Brigjen Agus Setiawan didampingi oleh Aspers Kasdam V Brawijaya, Kolonel Inf Heri Budi Purnomo SIP MM, dan Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis.
Kehadiran Kasdam dan rombongan dalam rangka mempererat tali silaturahim disambut hangat oleh pimpinan Ponpes Al-Amien Prenduan, KH Ahmad Fauzi Tidjani PhD dan jajaran majelis kiai Al-Amien Prenduan. “Ini bentuk sinergi yang positif antara ulama dan umara, apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini. Saya yakin, kunjungan beliau membawa barokah dan manfaat untuk pondok,” terang Kiai Fauzi.
Pada pertemuan tersebut, Brigjen Agus Setiawan menuturkan kebahagiaannya karena bisa bersilaturahim di pondok besar ini guna memperkuat ikatan persaudaraan antara umara dan ulama. Sang Kasdam pun kemudian menyampaikan terkait situasi terkini, khususnya pada masa pemberlakuan PPKM di masa pandemi Covid-19.
“Saya mohon dukungan dan doa dari para ulama dan kiai, agar pandemi ini segera berlalu dan kondisi kehidupan masyarakat kembali normal,” pinta Brigjen Agus yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan ke pimpinan berupa al-Qur’an, sajadah, masker, dan setengah ton beras.
Brigjen Agus lantas meminta dukungan dan doa dari pimpinan pondok karena saat ini dirinya sedang merintis pendirian pondok pesantren. “Doakan kiai, mudah-mudahan segera terwujud dan bermanfaat untuk umat Islam,” harapnya.
Pada momen silaturahim itu Kiai Fauzi mengenalkan Ponpes Al-Amien Prenduan berikut perkembangannya saat ini. Ia juga menyinggung tentang kesiapan santri Al-Amien Prenduan dalam mengikuti program Bela Negara yang digagas oleh Kementerian Pertahanan. “Saya menilai program Bela Negara sangat positif bagi santri agar mereka memiliki wawasan baru dan kesiapan untuk lebih mencintai dan membela negaranya,” jelasnya.
Ikut dijelaskan pula tentang beberapa alumni Al-Amien Prenduan yang saat ini menjadi anggota TNI dan beberapa kesulitan yang dialami alumni Al-Amien Prenduan saat ini ketika mendaftar sebagai calon caba TNI. “Dengan diundangkannya Undang-Undang Pesantren Nomor 18 Tahun 2019, saya mohon alumni pesantren mu’adalah di Indonesia seperti lembaga TMI Al-Amien Prenduan, bisa diterima dan dipermudah saat mendaftar di TNI,” harap Kiai Fauzi Tidjani yang dilanjutkan dengan penyerahan dokumen contoh ijazah TMI Al-Amien Prenduan kepada Kasdam untuk diproses.
Menanggapi harapan sang pimpinan pondok, Brigjen Agus Setiawan menyatakan kesiapannya untuk menerima dan membantu alumni Ponpes Al-Amien Prenduan yang berhasrat masuk dan mendaftar ke TNI. “Siap. Saya minta Aspers Kasdam V Brawijaya untuk memproses hal ini. Syaratnya kurang-kurang dikit dibantulah,” jawab Kasdam.
Pada kunjungan tersebut, sang Kasdam beserta rombongan meluangkan waktu untuk menunaikan ibadah shalat dzuhur berjamaah di masjid serta berkeliling ke lokasi pesantren. [Edithya Miranti]



















