Salalah, Gontornews — Jumlah korban tewas akibat topan yang melanda Oman selatan dan Pulau Socotra, Yaman, meningkat menjadi 11 orang. Sementara delapan pelaut masih hilang, kata pihak berwenang.
Topan Mekunu menghantam Provinsi Dhofar dan Al-Wusta di Oman pada Jumat (25/5), dengan kecepatan angin hingga 170 kilometer (lebih dari 100 mil) per jam setelah mendarat di Socotra pada Kamis.
Sebagaimana dirilis arabnews.com, Dinas pertahanan sipil Oman pada hari Sabtu melaporkan dua korban tewas, menambah korban sebelumnya, seorang pria dan gadis 12 tahun.
“Yang ketiga adalah seorang lelaki Asia yang hilang tetapi mayatnya ditemukan Sabtu malam di Provinsi Dhofar,” kata juru bicara Letnan Kolonel Saeed Al-Badaei pada konferensi pers Sabtu malam.
“Yang keempat adalah seorang pemuda Oman yang hanyut di mobilnya karena banjir,” tambahnya.
Gubernur Socotra Ramzy Mahrous mengatakan pada hari Minggu bahwa jumlah korban tewas di pulau itu tetap tujuh orang – lima orang Yaman dan dua pelaut India. Sementara delapan pelaut India lainnya masih hilang.
Bagian tenggara pulau itu masih terputus, tetapi pihak berwenang terus bekerja untuk bisa mengakses daerah itu dan menilai kerusakan, kata Mahrous kepada AFP.
Sekitar 1.000 keluarga di Socotra, dengan populasi sekitar 60.000, dievakuasi setelah rumah mereka rusak.
Jalan utama yang menghubungkan bandara ke Hadibo, kota utama di pulau itu, telah dibuka kembali, kata Mahrous. [Rusdiono Mukri]





















