Seoul, Gontornews — Otoritas kesehatan Korea Selatan, Kamis (8/7/2021), melaporkan peningkatan kasus tambahan Covid-19 harian. Dalam 24 jam terakhir, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), melaporkan 1.275 kasus baru Covid-19 termasuk 1.227 infeksi lokal. Secara total, KDCA melaporkan 164.028 kasus Covid-19 sejak terkonfirmasi tahun lalu.
Penambahan kasus baru ini sekaligus menjadi yang tertinggi sejak 20 Januari tahun lalu. Angka ini sekaligus menjadi pertama kalinya infeksi harian negara di atas 1.200 dalam dua hari berturut-turut. Jika pada Kamis, KDCA mengonfirmasi 1.212 kasus, Rabu melaporkan 1.275 kasus. Sedangkan pada Selasa 746 kasus, Senin 711 kasus dan Ahad 743 kasus.
Otoritas kesehatan, sebagaimana dilansir The Korean Times, pun memutuskan untuk memperpanjang pembatasan jarak di wilayah Seoul. Namun, mereka jga memperingatkan pemerintah untuk terus memperingatkan tindakan lebih keras hingga situasi dapat terkendali.
Aturan lain yang termasuk dalam kondisi seperti ini adalah pelarangan pertemuan pribadi dengan lima orang atau lebih pada jam 10 malam. Pemerintah juga memperpanjang penutupan restoran pada malam hingga Rabu mendatang.
Perkembangan klaster pun berjalan dengan pesat menyusul terkonfirmasinya kasus Covid-19 di perusahaan, sekolah hingga pusat perbelanjaan.
KDCA mengonfirmasi jika 80 persen infeksi datang dari Seoul dan daerah-daerah sekitarnya. Mereka menyalahkan orang-orang berusia 20 dan 30-an, yang sebagian besar tidak memenuhi syarat untuk memvaksinasi, yang memicu penambahan kasus baru.
Korea Selatan juga telah menggunakan sejumlah vaksin dari sejumlah produsen dunia seperti AstraZaneca, Pfizer, Moderna dan Janssen. [Mohamad Deny Irawan]




















