Moskow, Gontornews — Presiden Rusia Vladimir Putin telah berdiskusi dengan timpalannya dari Turki Recep Tayyip Erdogan tentang kemungkinan mengadakan KTT trilateral bersama Iran untuk membahas Suriah, kata Kremlin pada 1 Juli.
Peristiwa itu akan segera terjadi, ketika kedua pemimpin membahas perincian pada pertemuan di sela-sela KTT G20 pekan lalu di Osaka, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan di Moskow.
“Ini telah dibahas pada pertemuan presiden Putin dan Erdogan. KTT seperti itu memang telah dibahas. Ada pemahaman bahwa itu akan segera terjadi. Jika tanggal KTT ini sudah dikonfirmasi, kami akan menginformasikan kepada wartawan,” katanya seperti dikutip hurriyetdailynews.com.
Turki, Rusia, dan Iran adalah negara penjamin yang menjadi perantara gencatan senjata di Suriah pada Desember 2016, yang melahirkan kesepakatan damai Astana (Kazakhstan), yang berjalan paralel dengan pembicaraan damai Jenewa.
Suriah telah mengalami perang saudara yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak demonstran dengan kejam.
Sejak itu, ratusan ribu orang diyakini telah terbunuh dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal akibat konflik. [RM]





















