Ponorogo, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor dan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kehadiran sosok penting dalam dunia dakwah di Timur Tengah yaitu Syekh Hamoud Ahmad Ali Al Faqih, Rabu (8/3).
Dalam kunjungan ini ia ditemani salah satu muridnya yaitu Alfin Nabawi yang juga alumni Gontor tahun 2013. Kedatangan kandidat doktor di Jami’ah Al Qur’an Al Karim itu merupakan rangkaian safari dakwah di beberapa daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan itu ia juga memberikan tausiyah kepada segenap santri dan mahasiswa. Salah satu yang dibahas adalah tentang kondisi umat Islam di negerinya, Yaman.
Dalam penjelasannya, Yaman merupakan negara Islam yang baik dan makmur dengan segala kekayaannya, seluruh umat berada dalam kondisi rukun dan bahagia. Namun semua itu berubah setelah berkembangnya ajaran Syiah yang memecah belah umat. Ajaran Syiah di Yaman yang lebih dikenal dengan Syiah Houthi selalu menebar teror dan ancaman terutama kepada mereka yang berbeda pendapat dan keyakinan seperti kaum Sunni atau Ahlus-Sunnah Wal-Jama’ah. Karena itu, menurutnya, betapa bahayanya apabila ajaran ini masuk ke Indonesia karena dapat memecah belah persatuan dan kebhinekaan.
Ia juga berharap hubungan Yaman dan Indonesia berlandaskan Ukhuwah Islamiyah sehingga dapat menjadi saudara dengan ikatan lahir dan batin. Kekuatan hubungan dua negara ini juga bisa menjadi asas dalam kerjasama, baik dalam pendidikan, dakwah, maupun kekuatan moril kepada saudara-saudara Muslim yang ada di Yaman, yang saat ini sedang dilanda peperangan. [Muhammad Irfan Al Amin/Al Hafidh]





















