Bojonegoro, Gontornews — Idul Adha 1440 H menjadi momentum istimewa Laznas Nurul Hayat bersama para pengkurban berkhidmat menyalurkan hewan kurban ke daerah pelosok yang membutuhkan.
Tahun ini Nurul Hayat memiliki target pendistribusian kurban ke desa-desa, daerah rawan bencana, dan krisis kemanusiaan. Nurul Hayat yang juga penyedia jasa layanan aqiqah syariah terbesar di Indonesia yang berkantor pusat di Surabaya, tahun ini mengusung tema, “Kurban Kok Bisa Semudah Ini, Salur ke Pelosok Desa”.
Ahmad Muhajir, relawan penyaluran kurban NH Bojonegoro, kepada Gontornews.com menjelaskan, “Tahun ini penyaluran kurban menyasar ke daerah pedesaan, daerah rawan bencana, dan daerah krisis kemanusiaan.” Bahkan tidak hanya di Indonesia, lanjutnya, tapi juga menjangkau kawasan luar negeri, seperti Myanmar dan Palestina.
Gerakan menebar kurban ke pelosok desa NH adalah solusi dari banyaknya kasus penumpukan daging kurban di perkotaan. Sedangkan di daerah terpencil, banyak warga dhuafa yang tidak bisa menikmati daging kurban.
“Di kota-kota biasanya sudah banyak yang berkurban, melalui program NH, yuk kita geser kurban kita ke daerah yang lebih membutuhkan,” ujar santri khidmat Nurul Hayat Bojonegoro ini. Kemudahan kurban melalui NH, lanjutnya, pengkurban bisa memesan via online/whatsapp ke 081932626482, bebas biaya kirim dan perawatan, serta mendapat laporan penyaluran ke desa-desa.
Dengan harapan membantu kaum Muslimin menunaikan ibadah kurban, mulai harga 2.1 juta NH siap menyediakan hewan kurban berkualitas, sesuai syariah, dan ikut memberdayakan peternak binaan NH. Sehingga kemanfaatannya pun bisa lebih dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
“Semoga khidmat kita bersama pengkurban tahun ini, menjadi amal sholih dan mampu meneladani pengurbanan Nabi Ibrahim, satu-satunya Nabi bergelar Qalilullah, ” pungkasnya. <Edithya Miranti>





















