Kairo, Gontornews — Liga Arab secara resmi menolak keputusan Amerika Serikat yang menganggap bahwa membangun pemukiman Israel di Tepi Barat adalah hal yang legal dan tidak melanggar hukum internasional. Sebaliknya, Liga Arab menyebut bahwa pembangunan pemukiman Israel di Tepi Barat merupakan ancaman bagi perdamaian dan pelanggaran hukum internasional yang mencolok.
Secara spesifik, Liga Arab menganggap posisi AS batal demi hukum dan menganggap pernyataan dukungan yang mereka lakukan merupakan penghinaan terhadap hukum internasional.
“Penghinaan ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk sistem internasional,” sebut pernyataan Liga Arab sebagaimana dilansir kantor berita Mesir, Mena.
Para pemimpin Palestina dan negara-negara Arab mengkritik langkah pemerintahan Donald Trump sebagai serangkaian inisiatif dukungan baru terhadap Israel yang merusak upaya perdamaian.
“Atas dasar apa, Palestina akan bernegosiasi dengan Israel jika pendudukan ini tidak ada?” ujar Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, Senin (25/11) sebagaimana dilansir Reuters.
Melalui kecaman yang disampaikan ini, Liga Arab bergabung dengan Uni Eropa, Malaysia, Indonesia dan sejumlah negara lain yang mengecam langkah AS yang mendukung pendudukan Israel di wilayah Palestina. [Mohamad Deny Irawan]
























