pesanan-majalah-edisi-khusus
34 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 28 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Makna Bulan Dzulqa’dah dan Menyiapkan Diri Menuju Ibadah Haji ke Tanah Suci

Oleh Prof. Dr. H. Sofyan Sauri, M.Pd, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
4 June 2022
in Kolom
1
Foto: suara.com

Mulai hari ini, Sabtu (4/6/2022) yang bertepatan dengan tanggal 4 Dzulqa’dah 1443 Hijriyah, calon jamaah haji Indonesia diberangkatkan ke Tanah Suci. Ini untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID-19, Pemerintah Indonesia kembali memberangkatkan calon jamaah haji. Tahun ini 100.051 calon jamaah haji Indonesia akan diberangkatkan.

Bulan Dzulqa’dah merupakan salah satu bulan haram. Allah SWT berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَٰتِلُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَٰتِلُونَكُمْ كَآفَّةً ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُتَّقِينَ

 “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ada dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS At-Taubah: 36)

BACA JUGA

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Lima Agenda Konkret Bogor Kota Pelajar 2034

Ayat ini menegaskan bahwa sesungguhnya jumlah bulan dalam satu tahun dalam ketetapan Allah ada dua belas bulan. Allah menetapkannya di lauhul mahfuzh pada pertama kali diciptakannya langit dan bumi. Dan di antara dua belas bulan itu terdapat empat bulan haram, Allah mengharamkan peperangan pada waktu tersebut; yaitu tiga bulan berurutan, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram; dan satu bulan lagi Rajab.

Ayat ini mengandung sejumlah hikmah, antara lain: Pertama, penegasan Allah tentang bilangan bulan. Kedua, Allah menetapkan sesuatu sesuai kehendaknya. Ketiga, Allah melarang hamba-Nya menzalimi dirinya sendiri , terlebih pada bulan-bulan haram karena suatu hikmah. Keempat, syariat Allah ialah syariat yang lurus, tidak terdapat kebengkokan sedikit pun. Kelima, kebersamaan Allah dengan orang-orang yang bertakwa.

Selain mengandung hikmah, ayat di atas juga mempunyai nilai-nilai pendidikan, di antaranya: Pertama, mendidik menjadi insan yang saling menghormati. Kedua, senantiasa taat akan perintah Allah dan menerima ketentuan-Nya. Ketiga, tidak bermusuhan dan saling membunuh. Keempat, memuliakan apa yang Allah senantiasa muliakan.

Makna dan keistimewaan bulan haram

Dalam Islam dikenal istilah bulan haram. Dinamakan demikian karena pada bulan tersebut Allah SWT melarang seluruh hamba-Nya berbuat dosa atau melakukan hal yang dinilai haram secara syariat Islam. Bulan haram ada empat, yaitu: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, Rajab.

Menurut Al-Qodhi Abu Ya’la, ada dua alasan dan dua makna mengapa Allah SWT menamakannya bulan haram.  Pertama, pada bulan itu diharamkan berbagai pembunuhan atau perbuatan keji lainnya. Kedua, pada bulan itu pula diharamkan melakukan tindakan dan perbuatan haram. Perintah ini lebih ditekankan daripada bulan lainnya karena kemuliaan bulan tersebut. Sebaliknya, pada bulan haram, dianjurkan untuk lebih memperbanyak amalan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Menurut Ibnu Abbas, Allah SWT memang mengkhususkan empat bulan sebagai bulan haram (bulan yang dimuliakan). Sebab, jika berbuat dosa pada bulan-bulan tersebut, dosanya akan lebih besar dibandingkan bulan yang lain. Begitu juga sebaliknya, bila berbuat amal shalih, ganjaran kebaikan akan diperoleh dengan pahala yang berlipat-lipat. (Latha-if Al Ma’arif, 207)

Allah SWT berfirman:

Umat Islam diperintahkan untuk tidak melanggar kehormatan bulan haram.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُحِلُّوْا شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ

“Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu melanggar syiar-syiar kesucian Allah, dan jangan (melanggar kehormatan) bulan-bulan haram.” (QS Al Maidah: 2).

Makna bulan Dzulqa’dah

Dzulqa’dah berasal dari kata qa’da yang artinya duduk atau istirahat. Dalam Lisanul ‘Arab, sesuai maknanya, Dzulqa’dah menggambarkan keadaan orang Arab dahulu yang beristirahat dalam berperang dan bersiap untuk menyambut datangnya bulan haji, yaitu Dzulhijjah.

Allah berfirman:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ ۖ قُلْ قِتَالٌ فِيهِ كَبِيرٌ ۖ

Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar… (Al-Baqarah: 217).

Disebutkan dalam riwayat Bukhari dan Muslim, bulan Dzulqa’dah ini juga menjadi bulan di mana Rasulullah SAW melaksanakan haji perpisahan atau haji wada. Beliau bersabda, yang artinya:

“Sesungguhnya zaman telah berputar sebagaimana keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi, dalam setahun ada dua belas bulan, darinya ada empat bulan haram, tiga di antaranya adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Sedangkan Rajab adalah bulan Mudhar yang terdapat di antara Jumadats Tsaniy dan Sya’ban.” (H Bukhari dan Muslim).

Bulan Dzulqa’dah adalah bulan yang tepat untuk segera mempersiapkan segala bekal baik untuk melaksanakan umrah maupun haji sebagai waktu yang ditentukan melaksanakan ibadah ke rumah Allah (Baitullah).

Allah berfirman:

ٱلْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَٰتٌ ۚ فَمَن فَرَضَ فِيهِنَّ ٱلْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِى ٱلْحَجِّ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا۟ مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ ٱللَّهُ ۗ وَتَزَوَّدُوا۟ فَإِنَّ خَيْرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقْوَىٰ ۚ وَٱتَّقُونِ يَٰٓأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

‘(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Surat Al-Baqarah ayat 197 ini mengabarkan bahwa waktu berhaji telah diketahui waktunya yaitu pada bulan Syawwal dan Dzulqa’dah serta 10 Dzulhijjah. (Tafsir An-Nafahat Al-Makkiyah).

Pelajaran yang dapat diambil dari ayat tersebut, yaitu: Keharaman melakukan perbuatan keji (rafats), kefasiqan, dan permusuhan tatkala sedang ihram.

Bagi jamaah haji disunnahkan untuk memperbanyak amalan kebaikan selama ibadah hajinya agar pahalanya bertambah dan hajinya mabrur. (Aisarut Tafasir)

Waktu utama melakukan umrah yaitu di bulan haji dan bulan Dzulqa’dah. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah RA berkata, “Allah memilihkan untuk Nabi-Nya  dalam umrahnya hanyalah di waktu-waktu yang paling utama dan paling berhak untuk dilakukan umrah pada masa tersebut. Maka waktu yang paling utama untuk umrah adalah bulan-bulan haji dan pertengahan Dzulqa’dah. Inilah waktu-waktu yang kita meminta kepada Allah di dalamnya. Maka siapa saja yang memiliki kelebihan ilmu, hendaklah memberikan bimbingan ke sana.” (Jami’ul Fiqhi libnil Qayyim rahimahullah. Tahqiq Syaikh Yusri As-Sayyid Muhammad 3/467).

Makna haji

Haji secara bahasa adalah berkunjung. Adapun secara istilah adalah berkunjung ke rumah Allah (Baitullah) dengan amalan tertentu dan dalam waktu tertentu pula. Inilah yang membedakan kunjungan ke Baitullah dalam rangka haji dan umrah. Ibadah haji diwajibkan kepada mereka yang mampu. Seseorang bisa disebut mampu melaksanakan ibadah haji apabila memenuhi lima syarat menurut Syekh Zainuddin Abdul Aziz Al-Malibari dalam Fathul Muin Hamisy HasyiyahLanah at-Thalibin, juz 2, hlm. 282, sebagai berikut: Pertama, memiliki kesehatan jasmani. Kedua, sarana transportasi yang memadai. Ketiga, aman (terjaminnya keselamatan nyawa, harta dan harga diri seseorang, selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji). Keempat, perginya perempuan dengan suami, mahram, atau beberapa perempuan yang dapat dipercaya. Kelima, ada rentang waktu yang memungkinkan untuk menempuh perjalanan haji.Foto: Rusdiono Mukri/Gontornews.com

Sedangkan menurut KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji), seseorang yang akan melaksanakan ibadah haji mesti memiliki bekal. Bekal yang dimaksud, yaitu: Pertama, bekal fisik dan kesehatan yang menjadi fondasi menuju Tanah Suci. Bekal kedua, yang harus dipersiapkan oleh calon jamaah haji adalah pemahaman yang memadai tentang manasik haji. Bekal ketiga adalah bekal keperluan yang bersifat jasmani dan inilah umumnya yang selalu ditekankan oleh setiap KBIH kepada jamaah bimbingannya ketika akan berangkat. Setiap manusia tentu memiliki kebutuhan yang bersifat jasmaniah seperti makan dan minum yang harus dipenuhi semuanya.

Tentu sebaik-baiknya bekal untuk ibadah haji yaitu bekal takwa. Terkait hal ini ada tiga hal penting. Pertama, ikhlas kepada Allah dalam menunaikan ibadah haji. Kedua, sabar dalam menjalankan ibadah haji. Ketiga, berserah diri terhadap segala ketentuan dan kenyataan yang terjadi selama melaksanakan ibadah haji.

Selain itu ada tiga aspek yang harus dipahami sebagai persiapan melaksanakan ibadah haji. Aspek pertama adalah pemahaman terhadap fiqih ibadah haji, sehingga ibadah ini bisa dilaksanakan dengan benar sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW. Aspek kedua adalah pemahaman terhadap makna-makna filosofis atau hikmah dari rangkaian pelaksanaan ibadah haji. Aspek ketiga adalah pemahaman terhadap nilai-nilai sejarah pada tempat-tempat yang dikunjungi, baik di Mekkah maupun Madinah, dan sekitarnya.

Para calon jamaah haji juga harus memperhatikan tiga hal berikut sebelum berangkat. Pertama, niat pergi haji karena Allah semata. Allah berfirman:

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (QS Ali Imran: 97).

Kedua, bertekad meninggalkan perbuatan syirik. Maka, tanamkanlah kalimat talbiyah dalam dada.

Ketiga, mempraktikkan ketakwaan/ketaatan kepada Allah dengan sebaik-baiknya.

وَتَزَوَّدُوا۟ فَإِنَّ خَيْرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقْوَىٰ ۚ وَٱتَّقُونِ يَٰٓأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal. (QS al-Baqarah: 197).[]

Tags: Dzulqa'dahHaji
Share118Tweet74Send
Previous Post

Ganjaran bagi Penyambung Silaturahmi

Next Post

COVID-19 Hantam Kesehatan Mental

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Comments 1

  1. Sofy says:
    4 years ago

    alhamdulillah jazakallah khair pa kyai barakallah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

0
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

0
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

0
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

0
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

0
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

26 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

24 August 2026
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

24 August 2026
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

24 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result