10
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 18 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

COVID-19 Hantam Kesehatan Mental

Oleh Mohamad Deny Irawan

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
5 June 2022
in Laput
0
Foto: web.okukab.go.id

Tak sekadar demam, batuk pilek, dan gangguan pernafasan, situasi COVID-19 yang menakutkan jutaan orang di dunia ternyata berdampak pada kesehatan mental. Mereka yang ‘jenuh’ menghadapi situasi ini merasakan kecemasan berlebihan, bahkan sampai berhalusinasi. Kok bisa?

Pandemi COVID-19 menjadi ujian banyak orang. Mereka yang biasanya mendapatkan omzet besar, kini pendapatannya berkurang, bahkan habis. Pengusaha sarang burung walet bernama Sulton (bukan nama asli) misalkan. Biasanya dia mendapatkan Rp 9 miliar setiap tiga bulan, atau Rp 3 miliar setiap bulan dari hasil panen sarang walet. Kini pendapatan itu sirna akibat pandemi global.

“Kondisi ini membuatnya gila. Teman saya itu sampai berbicara dengan tembok,” kata teman Sulton bernama Ahmad.

Tekanan psikis juga dialami ibu rumah tangga seperti Anna. Sejak pandemi, wanita ini mendadak menjadi guru anak-anaknya di rumah. Dia menemani mereka mengerjakan pekerjaan rumah yang ditugaskan guru sekolah.

BACA JUGA

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Ibu rumah tangga yang tidak punya latar belakang profesi guru plus gagap teknologi itu, mendadak menjadi pemarah. Dia berkali-kali menjelaskan pelajaran kepada sang anak, tapi tak juga dimengerti. Tak hanya itu, dia juga dibebani kuota internet dan pulsa telepon yang membengkak untuk memfasilitasi anak belajar daring setiap hari. “Situasi ini benar-benar membuat saya stres,” katanya.

Puncak kegelisahan orangtua tentu saja saat melihat sang anak semakin ‘rajin’ menggunakan gadget. Alih-alih menggunakan gadget untuk keperluan belajar, si anak justru mengakses permainan tanpa henti, hingga daya baterai gadget habis.

Berbeda lagi kisah Ahmad, teman Sulton. Dia menjalani saja takdir Allah berupa kedatangan pandemi COVID-19 yang merusak ekonominya. Pendapatannya menurun tajam, tapi dia tetap bersyukur, dan menjalaninya.

Ia dan keluarganya termasuk golongan yang taat beragama. “Saya pasrahkan saja semuanya kepada Allah. Insya Allah ada jalan,” kata Ahmad kepada Majalah Gontor.

Pada Agustus 2021, Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan laporan yang menyebut angka pengangguran meningkat drastis saat pandemi. Mayoritas yang berstatus pengangguran yaitu kelompok anak muda berusia antara 20 hingga 29 tahun (milenial).

“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2021 sebesar 6,49 persen, turun 0,58 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2020,” ungkap laporan BPS bertajuk Berita Resmi Statistik No.84/11/Th.XXIV, 05 November 2021.

BPS menjelaskan, bahwa pandemi COVID-19 mempengaruhi kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Lembaga statistik nasional tersebut menjelaskan bahwa COVID-19 membuat sebagian penduduk kehilangan atau berhenti bekerja dan menjadi pengangguran atau Bukan Angkatan Kerja (BAK).

Laporan itu juga menjelaskan, situasi tersebut membuat sebagian penduduk menjadi tidak bekerja sementara atau mengalami pengurangan jam kerja.

Kepala BPS, Margo Yuwono, sebagaimana dilansir Kata Data, berujar setidaknya ada dua tantangan utama dalam ketenagakerjaan akibat hantaman pandemi. Pertama, banyak tenaga kerja yang beralih ke sektor usaha yang memiliki produktivitas rendah, seperti pertanian. Kedua, banyak tenaga kerja yang beralih ke sektor informal selama pandemi.

Gangguan mental

Situasi tidak menentu di atas meniscayakan banyak orang mengalami disrupsi. Mereka yang menyesuaikan diri dengan situasi itu akan terus bertahan. Sedangkan mereka yang tidak kuat mengalami gangguan mental.

Sebuah kajian Universitas Gadjah Mada (UGM) tentang kesehatan mental membuktikan hal tersebut. Gangguan kesehatan mental yang kerap terjadi di masa pandemi COVID-19 meliputi cemas berlebihan (anxiety), stres, gangguan stres pascatrauma, depresi hingga xenophobia (ketakutan terhadap orang dari negara lain yang mereka nilai dapat membahayakan keselamatan).

Secara spesifik, UGM menyoroti dampak psikologis pascapandemi pada komunitas perempuan, anak, remaja, dan lanjut usia. Kelompok-kelompok tersebut merespons pandemi dengan rasa cemas berlebihan dan menganggap pandemi mengancam mereka.

“Rasa cemas ini seperti cemas tertular SARS-CoV-2, cemas akan pekerjaan yang terbengkalai di kantor atau cemas akan keselamatan keluarga,” tulis Kajian Departemen Advokasi dan Kajian Strategis BEM KK FKG UGM 2020 berjudul ‘Pandemi dan Mental Health: Meringkas Isu Kesehatan Mental selama Satu Tahun di Era Pandemi’.

“Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menunjukkan gejala reaksi cemasnya. (Terkadang) gangguan itu menimbulkan gejala psikis seperti demam, sakit tenggorokan, pusing, meski orang tersebut sebetulnya tidak terinfeksi COVID-19. Gejala ini disebut dengan psikosomatik,” ungkap kajian tersebut.

Masa pandemi COVID-19 juga menyebabkan begitu banyak stressor atau stimulus yang menyebabkan stres muncul. Stressor menyebabkan seseorang menjadi waspada berlebihan. Jika stressor dinilai membahayakan, akan muncul mekanisme pertahanan.

Secara global, badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), telah mengingatkan banyak negara akan dampak buruk COVID-19 bagi kesehatan mental. “Semua orang dapat terpengaruh dengan satu atau lain cara,” ungkap WHO saat mengawali pertemuan menteri kesehatan dari puluhan negara dunia di Athena, Yunani, 22 Juli 2021 lalu.

WHO menjelaskan bahwa kecemasan seputar penularan virus dan dampak psikologis isolasi [mencegah penyebaran kontaminasi virus] telah berkontribusi pada krisis kesehatan mental. Efek tersebut belum termasuk tekanan mental yang disebabkan oleh pengangguran, kekhawatiran soal keuangan serta rasa keterasingan sosial.

“Dampak kesehatan mental dari pandemi berjangka panjang dan memiliki jangkauan luas,” tambah pernyataan WHO yang dilansir Reuters.

Direktur WHO untuk Eropa, Hans Kluge, mengatakan kesehatan mental harus dipahami sebagai bagian dari hak asasi manusia yang mendasar. Dia menjelaskan, pandemi telah mengguncang dunia. Jutaan nyawa hilang secara global, mata pencaharian hancur, keluarga dan komunitas terpisah, bisnis bangkrut dan orang kehilangan peluang.

Karenanya, WHO menyerukan penguatan layanan kesehatan mental secara umum dan peningkatan akses perawatan melalui teknologi. Tidak hanya itu, WHO juga mendesak layanan dukungan psikologis yang lebih baik di sekolah, universitas, tempat kerja dan orang-orang yang berada di garis depan dalam peperangan melawan COVID-19.

Dalam pertemuan tersebut, para menteri juga berkesempatan mendengar pernyataan seorang wanita Yunani berusia 36 tahun yang menerima perawatan akibat gangguan kejiwaan sejak 2022. Wanita bernama Katerina itu mengaku mampu mengatasi permasalahan kesehatan mental sejak pandemi melanda.

“Tapi, tekanan isolasi sosial menyebabkan meningkatnya rasa cemas,” tutup Katerina.

Kasus Sulton, Anna, dan Ahmad, memiliki kesamaan dengan Katerina. Mereka semua merasa bahwa pandemi COVID-19 telah menciptakan ‘iklim buruk’ bagi kehidupan normal masyarakat dunia. Meski demikian, Ahmad menyikapi hal tersebut dengan tepat karena meski pandemi merebak di seluruh dunia, masih ada tempat bersujud kepada Allah SWT seraya mengadu seluruh keluhan dan permasalahan di dunia termasuk situasi pandemi.[]

Tags: COVID-19Pandemi
Share2Tweet1Send
Previous Post

Makna Bulan Dzulqa’dah dan Menyiapkan Diri Menuju Ibadah Haji ke Tanah Suci

Next Post

Kajian At-Taghabun Ayat 11: Mengapa Musibah Datang Tanpa Diundang

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

0
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

0
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

17 June 2026
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

17 June 2026
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

17 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result