Kuala Lumpur, Gontornews — Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, telah dibebaskan dari penjara setelah menerima pengampunan penuh dari raja pada hari Rabu (16/5).
Berbicara di sebuah konferensi pers setelah dibebaskan menyusul pengampunan kerajaan, dia mengucapkan terima kasih kepada warga Malaysia karena mengambil sikap “prinsip demokrasi dan kebebasan”.
“Sekarang ada fajar baru untuk Malaysia. Saya harus berterima kasih kepada orang-orang Malaysia. Orang Melayu, Cina, India, Kadazans, Iban; seluruh spektrum orang Malaysia, tanpa memandang ras dan agama,” ujarnya seperti dikutip Aljazeera.
“Mereka menuntut perubahan dan itu adalah tugas kita sekarang untuk memastikan bahwa mandat yang diberikan kepada Pakatan Harapan [aliansi politik] ini akan menghormati komitmen ini,” tambah politisi itu.
Anwar, yang semula dijadwalkan akan dibebaskan pada hari Selasa, keluar dari Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras, di mana dia sementara dikurung setelah operasi, dan kemudian tiba di kediaman raja, Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V.
Sebuah foto yang diterbitkan oleh kantor berita Malaysia Bernama menunjukkan Anwar (70) menyambut Perdana Menteri yang baru terpilih Mahathir Mohamad.
Foto lain menunjukkan raja menyambut Anwar dan istrinya, Wan Azizah Wan Ismail, wakil perdana menteri yang ditunjuk.
Sebelumnya, Mahathir tiba di istana kerajaan untuk menghadiri rapat pengampunan kerajaan untuk membahas pembebasan Anwar.
Pertanyaan yang ditunggu-tunggu warga Malaysia: Apa peran Anwar di pemerintahan yang baru? [Rusdiono Mukri]






















