Jakarta, Gontornews — Peri Sandria, meski tak lagi merumput sebagai pemain profesional, mantan bomber Mastrans Bandung Raya ini mencoba peruntungan di dunia kepelatihan. Peri tercatat pernah menukangi sejumlah tim amatir dan profesional, antara lain PS Siak, Pesipon Pontianak dan terakhir sebagai asisten pelatih Pelita Bandung Raya tahun 2014.
Kini, pemilik rekor pencetak gol terbanyak di Liga Indonesia dengan 34 gol itu kembali mencoba tantangan baru dengan melatih tim amatir, Arek Meteor Kilat (Armeki) Indonesia FC, yang akan berlaga di turnamen terbuka peringatan 90 tahun Pondok Modern Gontor. Peri merasa tertantang, karena pemain Armeki FC merupakan santri lulusan Pondok Modern Gontor.
“Ini misinya adu gengsi sebenarnya. Karena di sana, di Gontor, juga punya tim alumni juga. Nanti dibantu dari tim saya, supaya ada persaingan,” kata Peri Sandria dikutip viva.co.id, Rabu, (10/8).
Pria kelahiran 23 September 1969 ini awalnya tak menyangka bisa terlibat dalam ‘proyek’ tim Armeki Indonesia di turnamen Gontor. Manajer tim, Haji Sofyan, memintanya untuk menyeleksi pemain yang akan dilibatkan dalam turnamen. Peri semakin terkejut, setelah tahu pemain yang akan dia seleksi datang dari seluruh penjuru Tanah Air.
“Bukan hanya dari Jakarta, ada dari Aceh, Batam, Kalimantan, saya juga kaget. Karena dia minta bantu seleksi anak-anak, ya sudah saya bantu. Saya minta maaf, kalau memang pemainnya bisa dipakai, saya pakai, kalau tidak, saya terus terang,” kata Peri.
Selain diperkuat santri, Armeki FC juga mendatangkan sejumlah pemain profesional yang berlaga di divisi utama Liga Indonesia. Peri mengaku turut mengajak anak didiknya untuk menambah kekuatan Armeki FC yang akan melakoni laga perdananya pada 12 Agustus 2016, melawan Putra Katong FC, klub lokal asal Ponorogo, Jawa Timur.
Sebagaimana diketahui, turnamen terbuka ini digelar dalam rangka peringatan 90 tahun Pondok Modern Gontor. Turnamen mempertemukan 28 tim dari berbagai klub di Pulau Jawa. Pertandingan dimulai sejak 4 Agustus 2016, dan final akan digelar pada 7 September 2016. Pertandingan digelar di Stadion Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.
Sementara Armeki Indonesia FC merupakan satu-satunya klub yang ada di Pondok Modern Gontor yang ambil bagian dalam turnamen ini. Haji Sofyan dan Abdul Mughni menjadi suksesor di balik keikutsertaan Armeki Indonesia FC di ajang Turnamen 90 Tahun Gontor. [Fathurroji/Rus]





















