Jakarta, Gontornews — Thailand dikenal sebagai salah satu negara di wilayah di Asia Tenggara yang penduduknya mayoritas beragama Budha. Negara ini terletak di tengah daratan Asia Tenggara. Thailand berbatasan dengan Laos dan Myanmar di sebelah utara, dengan Malaysia dan Teluk Siam di selatan, dengan Myanmar dan Laut Timur di barat dan dengan Laos dan Kamboja di timur. Total luas negara ini 514,000 kilometer persegi.
Meski sekitar 94.63% penduduk Thailand adalah pemeluk agama Buddha, akan tetapi Islam menjadi agama mayoritas kedua setelah Buddha. Dilansir Wikipedia, pada tahun 2015 umat Muslim Thailand mencapai 4.30%. Penganut agama Islam di Thailand banyak dijumpai di beberapa provinsi wilayah selatan negeri gajah putih ini, antara lain Provinsi Pattani (80%), Yala (68,9%), Narathiwat, Satun (67,8%) juga Songkhla.
Penduduk Muslim Thailand beragam dengan kelompok etnis yang bermigrasi dari China, Pakistan, Kamboja, Bangladesh, Malaysia, dan Indonesia, serta termasuk etnis Thailand. Namun dua pertiga Muslim Thailand adalah Melayu Thailand. Sedangkan jumlah masjid di sana, sebagaimana Kantor Statistik Nasional Thailand pada 2007 menyebut Thailand memiliki 3.494 masjid dengan 636 masjid terbanyak berada di satu lokasi, yakni di Provinsi Pattani.
Menurut Departemen Agama (RAD), 99 persen masjid diasosiasikan dengan Islam Sunni dan sisanya satu persen Islam Syiah. Walaupun Thailand dikenal kuat sebagai negeri Buddha, kehidupan umat Muslim cukup disupport kerajaan. Dalam hal ini, mufti atau Syaikhul Islam yang bertanggung jawab mengemban urusan Islam di sana. Mufti bertugas untuk mengatur kebijakan yang menyangkut kehidupan Muslim, seperti penentuan awal serta akhir bulan hijriyah. Posisi mufti di sana berada di bawah kementerian dalam negeri dan kementerian pendidikan serta bertanggungjawab pada raja.
Di tengah kasus Covid-19 yang masih menjadi perkara bagi setiap negara di dunia termasuk Thailand, pelonggaran pembatasan kegiatan keagamaan diizinkan, setelah Kantor Syaikhul Islam (SIO) di Thailand menyetujui dimulainya kembali shalat di masjid-masjid, dengan catatan setidaknya 70 persen dari populasi yang berusia 18 tahun ke atas telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.
Dilansir Eturbo News pada Selasa (7/9/2021), pelonggaran pembatasan kegiatan keagamaan itu secara bersama-sama telah diputuskan oleh SIO dan gubernur provinsi. Namun demikian SIO mewajibkan anggota komite Islam di masjid dan jamaah divaksinasi setidaknya sekali. Waktu sholat dibatasi 30 menit dan sholat Jumat tidak lebih dari 45 menit.
Masih menurut Kantor Sheikul Islam, jamaah masjid harus benar-benar mematuhi langkah kesehatan masyarakat dan pengumuman SIO. Sebelum masuk masjid, jamaah juga akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh, menggunakan masker, dan menjaga jarak 1,5 hingga dua meter di antara setiap shaf selama sholat.
Gel pembersih tangan juga tersedia.
Sebagai informasi dilansir Kementerian Kesehatan Masyarakat (7/9/2021), Thailand mencatat 13.821 kasus Covid-19, 241 kematian dan 16.737 pasien telah pulang dari rumah sakit setelah pulih dari virus korona. Sejak pandemi dimulai awal tahun lalu, total ada 1.308.343 kasus Covid-19, dan 1.149.814 telah pulih. Sedangkan jumlah kematian mencapai 13.189 selama gelombang ketiga dan 13.283 sejak awal pandemi. Kematian Covid-19 tertinggi tercatat 312 kasus pada 18 Agustus. Sedangkan jumlah kasus tertinggi mencapai 23.418 pada 13 Agustus.





















